Marc Marquez Titip Pesan ke Honda: Motor RC213V Kurang Cepat!
Selasa, 05 Desember 2023 - 06:02 WIB
loading...
Marc Marquez Titip Pesan ke Honda: Motor RC213V Kurang Cepat!
A
A
A
MOTEGI - Pembalap anyar Gresini Ducati yang baru pindah dari Repsol Honda, Marc Marquez , menitipkan pesan kepada tim lamanya tersebut untuk meningkatkan kecepatan motor RC213V mereka. Sebab menurutnya, hal itulah yang menjadi penyebab utama dirinya tak mampu bersaing di papan atas pada MotoGP 2023.
The Baby Alien -julukan Marquez- memutuskan hengkang dari Honda setelah 11 musim bersama untuk bergabung dengan Gresini Ducati. Hal itu dilakukannya agar bisa tampil kompetitif lagi di papan atas setelah menjalani momen-momen buruk dalam kariernya dalam beberapa musim terakhir bersama tim pabrikan asal Jepang itu.
Baca Juga: Ducati Tampung Semua Masukan Franco Morbidelli dan Marc Marquez, Siapa Paling Didengar?
Sesi Kualifikasi di GP Qatar 2023 lalu menjadi salah satu bukti bahwa Marquez sangat memaksakan motornya untuk bisa start dari barisan depan dengan melakukan towing . Kala itu, dia mampu mengamankan posisi ketujuh di garis start, sedangkan rekan-rekan Honda-nya, Joan Mir, Iker Lecuona dan Takaaki Nakagami, di posisi tiga terakhir urutan 20, 21 dan 22.
Marquez pun mengakui bahwa apa yang dilakukannya bisa dibilang sudah melampaui batas kemampuan motornya. Namun, dia menjelaskan bahwa hal itu harus dilakukan agar dia bisa start dari barisan depan karena motornya tak punya top speed alias kecepatan tertinggi yang bagus. Rider berusia 30 tahun itu pun berpesan agar Honda bisa memperbaiki hal tersebut selepas kepergiannya.
“Karena kami tidak mempunyai kecepatan tertinggi yang cukup. Insinyur Honda mengetahui hal ini dan mereka perlu memperbaiki hal ini di masa depan. Karena Anda tidak bisa selalu mengandalkan kemampuan menyelamatkan akhir pekan melalui manuver seperti yang dilakukan di Qatar” kata Marquez dikutip, Speedweek, Senin (4/12/2023).
Hal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dikatakan Marquez selepas tes pramusim di Malaysia awal tahun ini bahwa motornya sudah punya tenaga yang cukup untuk bersaing. Lantas, apakah Honda sama sekali tak melakukan peningkatan sepanjang musim MotoGP 2023?
The Baby Alien -julukan Marquez- memutuskan hengkang dari Honda setelah 11 musim bersama untuk bergabung dengan Gresini Ducati. Hal itu dilakukannya agar bisa tampil kompetitif lagi di papan atas setelah menjalani momen-momen buruk dalam kariernya dalam beberapa musim terakhir bersama tim pabrikan asal Jepang itu.
Baca Juga: Ducati Tampung Semua Masukan Franco Morbidelli dan Marc Marquez, Siapa Paling Didengar?
Sesi Kualifikasi di GP Qatar 2023 lalu menjadi salah satu bukti bahwa Marquez sangat memaksakan motornya untuk bisa start dari barisan depan dengan melakukan towing . Kala itu, dia mampu mengamankan posisi ketujuh di garis start, sedangkan rekan-rekan Honda-nya, Joan Mir, Iker Lecuona dan Takaaki Nakagami, di posisi tiga terakhir urutan 20, 21 dan 22.
Marquez pun mengakui bahwa apa yang dilakukannya bisa dibilang sudah melampaui batas kemampuan motornya. Namun, dia menjelaskan bahwa hal itu harus dilakukan agar dia bisa start dari barisan depan karena motornya tak punya top speed alias kecepatan tertinggi yang bagus. Rider berusia 30 tahun itu pun berpesan agar Honda bisa memperbaiki hal tersebut selepas kepergiannya.
“Karena kami tidak mempunyai kecepatan tertinggi yang cukup. Insinyur Honda mengetahui hal ini dan mereka perlu memperbaiki hal ini di masa depan. Karena Anda tidak bisa selalu mengandalkan kemampuan menyelamatkan akhir pekan melalui manuver seperti yang dilakukan di Qatar” kata Marquez dikutip, Speedweek, Senin (4/12/2023).
Hal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dikatakan Marquez selepas tes pramusim di Malaysia awal tahun ini bahwa motornya sudah punya tenaga yang cukup untuk bersaing. Lantas, apakah Honda sama sekali tak melakukan peningkatan sepanjang musim MotoGP 2023?
Lihat Juga :