Jakarta Timur Juara Umum Kejurprov Panjat Tebing DKI 2023
Senin, 04 Desember 2023 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Seri Terakhir POBSI Pool Circuit 2023, Resmi Dibuka di Makassar
Dalam kesempatan yang sama, Asdep bidang Wawasan Pemuda Kemenpora dan Penasehat FPTI DKI Jakarta, Edi Nurinda S mengapresiasi kegiatan Kejuaraan Provinsi 2023 yang sudah berlangsung dengan baik. "Harapannya akan muncul talenta-talenta yang baru, yang menjadi hasil dari kaderisasi dan pembinaan," kata Edi Nurinda.
Edi mengungkapkan, kaderisasi dan pembinaan ini memiliki nilai penting karena panjat tebing sudah masuk dalam Program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). "Kami punya prestasi yang harus dipertahankan, terutama Speed Putra Putri. Selanjutnya adalah Olimpiade Paris. Tapi tidak hanya itu, kita juga harus mempertahankan prestasi di SEA Games, Asian Games. Ada juga kejuaraan tingkat pelajar skala regional, seperti yang kemarin di Chengdu," kata dia.
Edi Nurinda menekankan pentingnya pola kaderisasi dari sejak dini, untuk memastikan keberlanjutan prestasi Indonesia di cabang Panjat Tebing. "Pembinaan itu tidak ada yang instan. Atlet yang berprestasi itu biasanya di atas 20 tahun dan di atas 25 tahun sudah mulai menurun. Ini lah alasan Pembinaan dan kaderisasi harus berjalan dengan baik. Dimana atlet tetap terjaga peak performance-nya. Jangan sampai saat pertandingan malah jeblok," kata dia.
Edi menjelaskan, Provinsi DKI Jakarta adalah provinsi yang memiliki sarana pelatihan terbaik dan tersebar di lima wilayah, selain SDM yang jumlahnya besar. "Jika atlet bisa dibina, dipelihara dengan baik, maka atlet juga akan memberikan empati ke daerahnya. Sehingga mereka akan bertahan dan membawa DKI menuju prestasi. Kalau daerah mungkin hanya berfikir untuk kemenangan di PON, tapi kami Kemenpora melihatnya sebagai peluang prestasi dalam ajang regional hingga internasional," pungkas dia.
Dalam kesempatan yang sama, Asdep bidang Wawasan Pemuda Kemenpora dan Penasehat FPTI DKI Jakarta, Edi Nurinda S mengapresiasi kegiatan Kejuaraan Provinsi 2023 yang sudah berlangsung dengan baik. "Harapannya akan muncul talenta-talenta yang baru, yang menjadi hasil dari kaderisasi dan pembinaan," kata Edi Nurinda.
Edi mengungkapkan, kaderisasi dan pembinaan ini memiliki nilai penting karena panjat tebing sudah masuk dalam Program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). "Kami punya prestasi yang harus dipertahankan, terutama Speed Putra Putri. Selanjutnya adalah Olimpiade Paris. Tapi tidak hanya itu, kita juga harus mempertahankan prestasi di SEA Games, Asian Games. Ada juga kejuaraan tingkat pelajar skala regional, seperti yang kemarin di Chengdu," kata dia.
Edi Nurinda menekankan pentingnya pola kaderisasi dari sejak dini, untuk memastikan keberlanjutan prestasi Indonesia di cabang Panjat Tebing. "Pembinaan itu tidak ada yang instan. Atlet yang berprestasi itu biasanya di atas 20 tahun dan di atas 25 tahun sudah mulai menurun. Ini lah alasan Pembinaan dan kaderisasi harus berjalan dengan baik. Dimana atlet tetap terjaga peak performance-nya. Jangan sampai saat pertandingan malah jeblok," kata dia.
Edi menjelaskan, Provinsi DKI Jakarta adalah provinsi yang memiliki sarana pelatihan terbaik dan tersebar di lima wilayah, selain SDM yang jumlahnya besar. "Jika atlet bisa dibina, dipelihara dengan baik, maka atlet juga akan memberikan empati ke daerahnya. Sehingga mereka akan bertahan dan membawa DKI menuju prestasi. Kalau daerah mungkin hanya berfikir untuk kemenangan di PON, tapi kami Kemenpora melihatnya sebagai peluang prestasi dalam ajang regional hingga internasional," pungkas dia.
(yov)
Lihat Juga :