Hary Tanoesoedibjo Luncurkan Turnamen Biliar Indonesia International Open 2024, Diikuti 152 Atlet Dunia
Selasa, 05 Desember 2023 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
Hary Tanoesoedibjo juga berharap peminat biliar semakin banyak, terlebih Raffi Ahmad menjadi Ketua Bidang Pembinaan Artis POBSI serta brand Ambassador biliar Indonesia. Selain itu, ia juga menilai Indonesia International Open 2024 bisa membuat atlet-atlet di Tanah Air meningkatkan kepercayaan diri.
"Tentunya harapan kita bisa berjalan lancar, bisa sukses karena biliar perlu kita angkat dan saya lihat peminatnya makin banyak rumah-rumah biliar ada dimana-mana apalagi ada mas Raffi Ahmad menjadi Ambassador juga sebagai Ketua Bidang Pembinaan Artis, jadi saya sangat berharap artis-artis itu gemar biliar dan sebagai salah satu cara biliar bergembang di Tanah Air," jelasnya.
"Saya belajar dari futsal, kalo ingin olahraga meningkat prestasi dan peminatnya harus banyak kompetisi, sehingga atlet itu banyak latihan. Kemudian, saya lihat lagi banyak bantuan media agar masyarakat nonton dan berminanta dan adanya pelatih yang paling penting. Saya perhatikan jika kompetisi terbatas dalam negeri atlet tidak terbiasa dengan kompetisi luargeri, biasanya grogi kedepannya kompetisi sering diselenggarakan baik lokal maupun kompetisi persahabatan hingga profesional supaya bisa melatih kepercayaan diri atlet," pungkasnya.
"Tentunya harapan kita bisa berjalan lancar, bisa sukses karena biliar perlu kita angkat dan saya lihat peminatnya makin banyak rumah-rumah biliar ada dimana-mana apalagi ada mas Raffi Ahmad menjadi Ambassador juga sebagai Ketua Bidang Pembinaan Artis, jadi saya sangat berharap artis-artis itu gemar biliar dan sebagai salah satu cara biliar bergembang di Tanah Air," jelasnya.
"Saya belajar dari futsal, kalo ingin olahraga meningkat prestasi dan peminatnya harus banyak kompetisi, sehingga atlet itu banyak latihan. Kemudian, saya lihat lagi banyak bantuan media agar masyarakat nonton dan berminanta dan adanya pelatih yang paling penting. Saya perhatikan jika kompetisi terbatas dalam negeri atlet tidak terbiasa dengan kompetisi luargeri, biasanya grogi kedepannya kompetisi sering diselenggarakan baik lokal maupun kompetisi persahabatan hingga profesional supaya bisa melatih kepercayaan diri atlet," pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :