Mengapa Atlet Israel Diboikot di Dunia Olahraga? Didepak dari Asia
Kamis, 07 Desember 2023 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Jonatan Christie Turun ke Posisi Kedua Ranking BWF World Tour: Tantangan Menuju BWF World Tour Finals 2023
Olimpiade Catur 1976 diadakan di kota Haifa, Israel, yang menimbulkan kontroversi, karena beberapa negara, seperti Uni Soviet --Rusia-- dan negara-negara Arab, tidak mengakui negara Israel. Karena FIDE menolak untuk mengubah tempat, tim Soviet memboikot turnamen tersebut sebagai bentuk protes, begitu pula dengan semua negara satelit Soviet di Eropa Timur dan negara-negara Arab anggota FIDE, yang mengadakan Olimpiade Catur alternatif di kota Tripoli, Libya.
Pada tahun 2007, Mushir Salem Jawher, pelari maraton kelahiran Kenya, kehilangan kewarganegaraan Bahrain setelah berkompetisi di Tiberias Marathon di Israel. Tetapi kemudian pada tahun itu ia memperoleh kembali kewarganegaraan Bahrain dan berkompetisi lagi di Tiberias Marathon pada tahun 2008, 2009, dan 2010.
Pada tahun 2009, terjadi peningkatan jumlah boikot dan kampanye boikot terhadap atlet Israel karena Operasi Cast Lead. Bintang tenis Israel Shahar Peer ditolak visanya untuk berpartisipasi dalam sebuah turnamen di Dubai, sehingga menimbulkan komentar dari para bintang seperti Serena Williams dan Andy Roddick yang mengkritik keputusan pihak berwenang Dubai, dan Roddick kemudian mengundurkan diri.
Olimpiade Catur 1976 diadakan di kota Haifa, Israel, yang menimbulkan kontroversi, karena beberapa negara, seperti Uni Soviet --Rusia-- dan negara-negara Arab, tidak mengakui negara Israel. Karena FIDE menolak untuk mengubah tempat, tim Soviet memboikot turnamen tersebut sebagai bentuk protes, begitu pula dengan semua negara satelit Soviet di Eropa Timur dan negara-negara Arab anggota FIDE, yang mengadakan Olimpiade Catur alternatif di kota Tripoli, Libya.
Pada tahun 2007, Mushir Salem Jawher, pelari maraton kelahiran Kenya, kehilangan kewarganegaraan Bahrain setelah berkompetisi di Tiberias Marathon di Israel. Tetapi kemudian pada tahun itu ia memperoleh kembali kewarganegaraan Bahrain dan berkompetisi lagi di Tiberias Marathon pada tahun 2008, 2009, dan 2010.
Pada tahun 2009, terjadi peningkatan jumlah boikot dan kampanye boikot terhadap atlet Israel karena Operasi Cast Lead. Bintang tenis Israel Shahar Peer ditolak visanya untuk berpartisipasi dalam sebuah turnamen di Dubai, sehingga menimbulkan komentar dari para bintang seperti Serena Williams dan Andy Roddick yang mengkritik keputusan pihak berwenang Dubai, dan Roddick kemudian mengundurkan diri.
(aww)
Lihat Juga :