IBL Bakal Terapkan 3 Aturan Baru di Kompetisi Musim Depan

Rabu, 13 Desember 2023 - 04:09 WIB
loading...
IBL Bakal Terapkan 3...
Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah memastikan setidaknya ada 3 aturan baru yang bakal diterapkan musim depan. / Foto: Basudiwa Supraja
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah memastikan setidaknya ada 3 aturan baru yang bakal diterapkan musim depan. Adapun ketiga aturan yang dimaksud berkaitan dengan lokasi laga, pemain, dan batasan gaji.

Pertama, di IBL 2024 nantinya akan diterapkan aturan laga kandang-tandang atau home-away. Sebelumnya, kompetisi basket paling bergengsi di Indonesia itu menjalankan aturan series.

Menurut Junas, aturan home-away ini sudah dicanangkan sejak 2020. Pihaknya juga sudah memastikan kesiapan setiap tim beberapa kali.

Baca juga: Undian World Tour Finals 2023: Gregoria Mariska dan Anthony Ginting Terjebak di Grup Neraka

"Home-away sudah kami komitmen bukan hanya dari tahun ini tapi sudah sejak 2020 wacananya," kata Junas di Jakarta, Selasa (12/12/2023).

"Musim depan sudah pasti dijalankan di IBL 2024. Persiapannya cukup baik, IBL memastikan tim dan sudah workshop beberapa kali," sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Junas juga mengatakan bahwa persiapan kandang tim-tim IBL sudah baik, bahkan mereka berbenah memperbaiki infrastruktur masing-masing.

"Infrastruktur sudah baik, ada keterbatasan lokasi tapi ada alternatifnya. Kemudian yang cukup baik, banyak klub klub yang renovasi infrastruktur seperti Surabaya dan Bali," terang Junas.

Selain itu, aturan yang akan dijalankan masing-masing tim adalah memiliki 3 pemain asing dan 1 pemain keturunan. Adanya aturan ini kian menambah keberagaman pemain. Menariknya, akan ada setidaknya 8 pemain NBA yang bakal berkompetisi di IBL.

Baca juga: Jelang BWF World Tour Finals 2023, Tim Bulu Tangkis Indonesia Diminta Jangan Terkena Flu

Kemudian aturan baru lainnya terkait batasan gaji pemain atau salary cap. IBL membatasi setiap tim maksimal menjatah gaji pemain maksimal Rp10 miliar. "Jadi kalau salary cap tujuannya pemerataan yang pertama. Yang kedua, mengenai bisnis yang ingin dituju. Jadi tim-tim juga butuh mendapatkan pendapatan dari tiket dan sebagainya," jelas Junas.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menuju Panggung Dunia:...
Menuju Panggung Dunia: DBL Camp 2026 Siap Cetak Bintang Baru di Jakarta
Widyanta Teja dan Daniel...
Widyanta Teja dan Daniel Salamena Siap Balas Dendam dengan Sepatu Legendaris Lokal di IBL 2026
Tiga Tahun Berturut-turut,...
Tiga Tahun Berturut-turut, Askrindo Raih Juara Umum AAUI CUP 2025
Klub Basket Hangtuah...
Klub Basket Hangtuah Jakarta Resmi Dipimpin Harryadin Mahardika
Pelita Jaya Jakarta...
Pelita Jaya Jakarta Gaet Pelatih David Singleton, Jadi Sejarah Baru!
Dewa United Basketball...
Dewa United Basketball Pasang Target Pertahankan Gelar usai Juara IBL 2025
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Special Bola
Keisuke Honda Tawarkan...
Bola Dunia
Keisuke Honda Tawarkan Diri Jadi Pelatih Timnas Jepang Usai Gagal Total di Piala Dunia 2026
Dewa United Pertahankan...
Liga Indonesia
Dewa United Pertahankan 80 Persen Skuad, Bagaimana Nasib Ivar Jenner?
Bidik Status Tuan Rumah...
Bola Dunia
Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Siapkan Dua Stadion Utama
Rekomendasi
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Kejagung Ungkap Kolonel...
Kejagung Ungkap Kolonel CPL BU Diduga Terlibat Kasus Tata Kelola MBG
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Berita Terkini
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved