Berhentikan Sarri, Ada Nuansa Romantisme Penunjukan Pirlo
Senin, 10 Agustus 2020 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Inilah kenapa jawaban dari keputusan direksi Juve menunjuk Pirlo hanya merujuk bahwa setiap klub menginginkan Guardiola mereka sendiri. Mereka menginginkan mantan pemain mereka sendiri, seseorang yang mendalami tradisi klub menangani tim utama. Persis yang dilakukan Barcelona saat mengangkat Guardiola pada 2008.
Guardiola mengambil alih klub dalam peran kepelatihan senior pertama dan memimpinnya ke level baru. Jika mau ditarik lebih jauh, ada juga Manchester United (MU) yang menunjuk Ole Gunnar Solskjaer, Chelsea saat memilih Frank Lampard, ataupun Zidane di Real Madrid.
Bedanya, keempat nama itu memiliki pengalaman. Guardiola ditunjuk setelah tahun luar biasa dengan menjuarai Tercera Divison B bersama Barcelona B (2007/08). Itu adalah pertaruhan, tapi berdasarkan bukti serius. Solskjaer diangkat setelah memenangkan gelar bersama Molde di Norwegia. (Baca: Bos Ganster Top Turki Mengaku Diminta Habisi Pendeta AS)
Lampard memiliki tingkat kesuksesan cukup baik pada musimnya menangani Derby County di kasta kedua Inggris (sebelum dia juga menggantikan Sarri). Sedangkan Zidane kenyang pengalaman menangani tim Castilla (2014–2016) dan asisten pelatih Real Madrid (2013) sebelum menjadi pelatih utama Los Blancos (2016).
Keraguan publik tentu menjadi tantangan besar bagi Pirlo . Berbekal karier fenomenalnya sebagai pemain juara, diharapkan bisa membawa Juve ke level tertinggi, terutama di Eropa. Sederet kesuksesannya saat membantu La Vecchia Signora menjuarai Seri A 2011–12, 2012–13, 2013–14, 2014–15, Coppa Italia 2014–15, dan Supercoppa Italiana 2012, 2013, semoga bisa memacunya mengembalikan peruntungan tim terutama di Eropa.
Guardiola mengambil alih klub dalam peran kepelatihan senior pertama dan memimpinnya ke level baru. Jika mau ditarik lebih jauh, ada juga Manchester United (MU) yang menunjuk Ole Gunnar Solskjaer, Chelsea saat memilih Frank Lampard, ataupun Zidane di Real Madrid.
Bedanya, keempat nama itu memiliki pengalaman. Guardiola ditunjuk setelah tahun luar biasa dengan menjuarai Tercera Divison B bersama Barcelona B (2007/08). Itu adalah pertaruhan, tapi berdasarkan bukti serius. Solskjaer diangkat setelah memenangkan gelar bersama Molde di Norwegia. (Baca: Bos Ganster Top Turki Mengaku Diminta Habisi Pendeta AS)
Lampard memiliki tingkat kesuksesan cukup baik pada musimnya menangani Derby County di kasta kedua Inggris (sebelum dia juga menggantikan Sarri). Sedangkan Zidane kenyang pengalaman menangani tim Castilla (2014–2016) dan asisten pelatih Real Madrid (2013) sebelum menjadi pelatih utama Los Blancos (2016).
Keraguan publik tentu menjadi tantangan besar bagi Pirlo . Berbekal karier fenomenalnya sebagai pemain juara, diharapkan bisa membawa Juve ke level tertinggi, terutama di Eropa. Sederet kesuksesannya saat membantu La Vecchia Signora menjuarai Seri A 2011–12, 2012–13, 2013–14, 2014–15, Coppa Italia 2014–15, dan Supercoppa Italiana 2012, 2013, semoga bisa memacunya mengembalikan peruntungan tim terutama di Eropa.
Lihat Juga :