Terungkap Alasan Luca Marini Mau Gabung Repsol Honda meski Terpuruk
Kamis, 04 Januari 2024 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
“Pertama-tama, mereka adalah yang terbaik dalam sejarah. Angka-angka dan statistik berbicara sendiri. Ini adalah momen yang sangat istimewa saat ini, namun saya yakin kami memiliki kekuatan untuk segera kembali,” kata Marini dilansir dari Speedweek, Rabu (3/1/2023).
“Saya akan mencoba mencurahkan semua masukan dan energi saya ke dalam proyek ini dan saya yakin bahwa jika kami menemukan arah yang benar, kami akan memiliki kekuatan untuk menjadi yang teratas selama bertahun-tahun yang akan datang,” tambahnya.
Faktanya, Honda memang merupakan tim tersukses dalam sejarah MotoGP dan itu bukan sekadar isapan jempol belaka. Mereka berhasil menyabet 25 gelar juara konstruktor dan 21 titel pembalap, yang merupakan jumlah terbanyak dibanding tim-tim lainnya.
Marc Marquez menjadi pembalap terbaik yang pernah berseragam tim pabrikan Honda dengan koleksi enam gelar juara MotoGP-nya. Kecelakaan parah yang dialaminya di Jerez pada 2020 menjadi titik awal keterpurukan Honda sampai saat ini. Mereka belum pernah berhasil juara lagi di kelas utama sejak 2019 silam.
Kini, Marquez telah pergi ke Gresini Ducati karena ingin mendapatkan motor yang kompetitif lagi. Marini pun datang sebagai penggantinya dengan tekad yang besar untuk membawa Honda kembali ke masa jayanya. Tentunya patut ditunggu sejauh mana pembalap berusia 26 tahun itu bisa merubah nasib mereka dalam kontrak dua tahun yang dimilikinya hingga akhir musim 2025 mendatang.
“Saya akan mencoba mencurahkan semua masukan dan energi saya ke dalam proyek ini dan saya yakin bahwa jika kami menemukan arah yang benar, kami akan memiliki kekuatan untuk menjadi yang teratas selama bertahun-tahun yang akan datang,” tambahnya.
Faktanya, Honda memang merupakan tim tersukses dalam sejarah MotoGP dan itu bukan sekadar isapan jempol belaka. Mereka berhasil menyabet 25 gelar juara konstruktor dan 21 titel pembalap, yang merupakan jumlah terbanyak dibanding tim-tim lainnya.
Marc Marquez menjadi pembalap terbaik yang pernah berseragam tim pabrikan Honda dengan koleksi enam gelar juara MotoGP-nya. Kecelakaan parah yang dialaminya di Jerez pada 2020 menjadi titik awal keterpurukan Honda sampai saat ini. Mereka belum pernah berhasil juara lagi di kelas utama sejak 2019 silam.
Kini, Marquez telah pergi ke Gresini Ducati karena ingin mendapatkan motor yang kompetitif lagi. Marini pun datang sebagai penggantinya dengan tekad yang besar untuk membawa Honda kembali ke masa jayanya. Tentunya patut ditunggu sejauh mana pembalap berusia 26 tahun itu bisa merubah nasib mereka dalam kontrak dua tahun yang dimilikinya hingga akhir musim 2025 mendatang.
(sto)
Lihat Juga :