Liga Europa, Penguasa Kasta Kedua Eropa Rawan Dijegal
Selasa, 11 Agustus 2020 - 12:34 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Sevilla tidak boleh terlena lantaran Wolves bukan lawan enteng. Berstatus tim debutan di Liga Europa musim ini, kinerja armada Nuno Espirito Santo tergolong cukup baik. Keluar sebagai runner-up Grup K, Wolves berhasil menghentikan wakil Primera Liga lainnya, Espanyol, dengan agregat 3-1 di babak 32 besar dan jagoan Yunani Olympiacos dengan agregat 2-1 di babak 16 besar.
Status underdog diyakini membuat Wolves bakal tampil lepas. Selain itu, motivasi Raul Gimenez dkk semakin berlipat lantaran memiliki kepentingan prestisius. Mereka mengincar gelar juara Liga Europa sebagai jalan pintas untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Itu menjadi opsi realistis mengingat Wolves hanya finis di urutan ketujuh klasemen akhir Liga Primer.
Santo mengindikasikan timnya akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik untuk mengalahkan Sevilla. Pelatih asal Portugal tersebut menganggap reputasi sang lawan sebagai tim tersukses di Liga Europa tidak membuat Wolves inferior dan justru semakin tertantang. (Lihat videonya: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 8 Orang Tewas)
“Sevilla adalah tim besar dengan pemain besar dan pelatih hebat. Ini adalah tantangan besar bagi kami. Mari berkomitmen untuk itu. Mari menantang diri sendiri. Saya menonton pertandingan dan kami memiliki tantangan baru yang besar di depan kami. Jadi, mari kita lakukan," sebut Santo. (Alimansyah)
Status underdog diyakini membuat Wolves bakal tampil lepas. Selain itu, motivasi Raul Gimenez dkk semakin berlipat lantaran memiliki kepentingan prestisius. Mereka mengincar gelar juara Liga Europa sebagai jalan pintas untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Itu menjadi opsi realistis mengingat Wolves hanya finis di urutan ketujuh klasemen akhir Liga Primer.
Santo mengindikasikan timnya akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik untuk mengalahkan Sevilla. Pelatih asal Portugal tersebut menganggap reputasi sang lawan sebagai tim tersukses di Liga Europa tidak membuat Wolves inferior dan justru semakin tertantang. (Lihat videonya: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 8 Orang Tewas)
“Sevilla adalah tim besar dengan pemain besar dan pelatih hebat. Ini adalah tantangan besar bagi kami. Mari berkomitmen untuk itu. Mari menantang diri sendiri. Saya menonton pertandingan dan kami memiliki tantangan baru yang besar di depan kami. Jadi, mari kita lakukan," sebut Santo. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :