Subriel Matias: Aku Terbaik di Kelas 63,5 Kg, Bukan Teofimo, Banci!
Rabu, 10 Januari 2024 - 15:46 WIB
loading...
Subriel Matias: Aku Terbaik di Kelas 63,5 Kg, Bukan Teofimo, Banci!/BoxinG Scene
A
A
A
Subriel Matias berkoar terbaik di kelas 63,5 kg sambil menghina Teofimo Lopez yang disebutnya banci, menuding Devin Haney pengecut. Subriel Matias bebas memilih lawan yang ia sukai untuk mempertahankan gelar berikutnya. Namun, siapa yang akan menjadi lawannya masih sangat terbatas.
Pemegang gelar juara IBF kelas welter junior ini terus menantang para pemegang gelar divisinya dan para petinju papan atas. Matias terus mengincar pertarungan unifikasi melawan juara WBO/linear Teofimo Lopez (19-1, 13KO), penantang gelar WBC Devin Haney (31-0, 15KO) dan pemegang sabuk WBA Rolando Romero (15-1, 13KO).
Baca Juga: Errol Spence Jr. Tolak Pensiun: Ya, Aku Kalah, Itu Sudah Lewat
Penantang papan atas Ryan Garcia (24-1, 20KO) juga menjadi pilihan yang menarik bagi siapa pun di kelas ini. Dari daftar tersebut, Matias telah muncul sebagai petinju dengan risiko tertinggi dan hadiah terendah. "Petinju terbaik kelas 63,5 kg ada di sini," tegas Matias dalam sebuah video yang diunggah di kanal Instagram-nya. "Tidak ada Teofimo, banci. Tidak ada Ryan, siapa Ryan? Tidak ada Haney, pengecut. Tidak ada Rolly, dia adalah seorang pelawak dan yang terburuk."
Namanya muncul berulang kali selama acara DAZN hari Sabtu yang menampilkan dua pertandingan dalam divisinya bersama dengan perwakilan dari setiap pemegang gelar lainnya di sisi ring di Virgin Hotels Las Vegas. Juara dunia tinju versi WBA dan WBO, Teofimo Lopez, mencoret nama Matias (20-1, 20KO) yang ia harapkan untuk dihadapi pada tanggal 8 Februari, namun tim dari Matias mengatakan bahwa ia mengalami cedera tangan yang sedang dalam masa penyembuhan dan meminta penundaan.
Pemegang gelar juara IBF kelas welter junior ini terus menantang para pemegang gelar divisinya dan para petinju papan atas. Matias terus mengincar pertarungan unifikasi melawan juara WBO/linear Teofimo Lopez (19-1, 13KO), penantang gelar WBC Devin Haney (31-0, 15KO) dan pemegang sabuk WBA Rolando Romero (15-1, 13KO).
Baca Juga: Errol Spence Jr. Tolak Pensiun: Ya, Aku Kalah, Itu Sudah Lewat
Penantang papan atas Ryan Garcia (24-1, 20KO) juga menjadi pilihan yang menarik bagi siapa pun di kelas ini. Dari daftar tersebut, Matias telah muncul sebagai petinju dengan risiko tertinggi dan hadiah terendah. "Petinju terbaik kelas 63,5 kg ada di sini," tegas Matias dalam sebuah video yang diunggah di kanal Instagram-nya. "Tidak ada Teofimo, banci. Tidak ada Ryan, siapa Ryan? Tidak ada Haney, pengecut. Tidak ada Rolly, dia adalah seorang pelawak dan yang terburuk."
Namanya muncul berulang kali selama acara DAZN hari Sabtu yang menampilkan dua pertandingan dalam divisinya bersama dengan perwakilan dari setiap pemegang gelar lainnya di sisi ring di Virgin Hotels Las Vegas. Juara dunia tinju versi WBA dan WBO, Teofimo Lopez, mencoret nama Matias (20-1, 20KO) yang ia harapkan untuk dihadapi pada tanggal 8 Februari, namun tim dari Matias mengatakan bahwa ia mengalami cedera tangan yang sedang dalam masa penyembuhan dan meminta penundaan.
Lihat Juga :