Erick Rosa Lepas Sabuk WBA Kelas Terbang Mini Reguler, Naik Kelas Apa?
Selasa, 16 Januari 2024 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Penundaan untuk meraih gelar utama membuat Rosa tidak aktif selama 20 bulan sebelum ia mendapatkan laga perebutan gelar pada 25 Agustus lalu. Rosa mencetak kemenangan KO pada ronde kedelapan atas Orlando Pino dalam sebuah laga yang disetujui oleh WBA, namun tidak disetujui karena kewajibannya untuk menghadapi Niyomtrong untuk menghasilkan satu pemegang gelar kelas straw.
Masalah yang dilaporkan Niyomtrong untuk mendapatkan visa perjalanan digunakan oleh pihak Rosa sebagai alasan untuk mencopot gelar petinju Thailand yang tak terkalahkan itu. Argumen balasan dari Niyomtrong dan Petchyindee adalah bahwa mereka tidak dapat memperoleh visa kerja untuk bertarung di AS tanpa tanggal yang pasti dan kontrak yang telah disepakati.
WBA tidak mau ambil pusing dengan masalah ini, walau Rosa telah mengesampingkan hal tersebut.
"Tujuan saya tidak pernah membuat karier saya hanya di kelas 47,6 kg, sebaliknya saya ingin menjadi juara dunia di beberapa divisi." Tegas Rosa. "Saya akan bertahan di berat badan 47,6 kilogram sampai saya menghadapi Thammanoon Niyomtrong dari Thailand, namun pertarungan ini berlangsung terlalu lama dari yang seharusnya dan inilah saatnya untuk melangkah maju untuk mencari yang terbaik bagi karier saya.
"Tubuh saya telah bertumbuh, saya jauh lebih kuat dan mengurangi berat badan tidak lagi mudah bagi saya, maka saya mengincar berat badan kilogram dan termotivasi oleh tantangan baru yang akan saya hadapi."
Niyomtrong masih menjadi pemegang gelar terlama dalam olahraga ini, walau untuk menyebutnya sebagai juara aktif adalah sebuah istilah yang terlalu berlebihan.
Pria berusia 33 tahun asal Thailand ini belum pernah berlaga sejak kemenangan melalui keputusan juri atas petinju senegaranya dan mantan pemegang gelar WBC Wanheng 'TBE' Menayothin pada bulan Juli 2022 di Chonburi, Thailand. Laga tersebut menandai 11 kali ia berhasil mempertahankan gelar sejak Juni 2016, saat ia melengserkan atlet Nikaragua Byron Rojas melalui keputusan mutlak dalam laga konsolidasi gelar mereka.
Masalah yang dilaporkan Niyomtrong untuk mendapatkan visa perjalanan digunakan oleh pihak Rosa sebagai alasan untuk mencopot gelar petinju Thailand yang tak terkalahkan itu. Argumen balasan dari Niyomtrong dan Petchyindee adalah bahwa mereka tidak dapat memperoleh visa kerja untuk bertarung di AS tanpa tanggal yang pasti dan kontrak yang telah disepakati.
WBA tidak mau ambil pusing dengan masalah ini, walau Rosa telah mengesampingkan hal tersebut.
"Tujuan saya tidak pernah membuat karier saya hanya di kelas 47,6 kg, sebaliknya saya ingin menjadi juara dunia di beberapa divisi." Tegas Rosa. "Saya akan bertahan di berat badan 47,6 kilogram sampai saya menghadapi Thammanoon Niyomtrong dari Thailand, namun pertarungan ini berlangsung terlalu lama dari yang seharusnya dan inilah saatnya untuk melangkah maju untuk mencari yang terbaik bagi karier saya.
"Tubuh saya telah bertumbuh, saya jauh lebih kuat dan mengurangi berat badan tidak lagi mudah bagi saya, maka saya mengincar berat badan kilogram dan termotivasi oleh tantangan baru yang akan saya hadapi."
Niyomtrong masih menjadi pemegang gelar terlama dalam olahraga ini, walau untuk menyebutnya sebagai juara aktif adalah sebuah istilah yang terlalu berlebihan.
Pria berusia 33 tahun asal Thailand ini belum pernah berlaga sejak kemenangan melalui keputusan juri atas petinju senegaranya dan mantan pemegang gelar WBC Wanheng 'TBE' Menayothin pada bulan Juli 2022 di Chonburi, Thailand. Laga tersebut menandai 11 kali ia berhasil mempertahankan gelar sejak Juni 2016, saat ia melengserkan atlet Nikaragua Byron Rojas melalui keputusan mutlak dalam laga konsolidasi gelar mereka.
(yov)
Lihat Juga :