Vasiliy Lomachenko vs George Kambosos: Duel Sengit Mantan Juara
Kamis, 01 Februari 2024 - 06:36 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Mengapa Shakur Stevenson, Juara Tak Terkalahkan Pensiun di Usia 26 Tahun?
Setelah kalah angka dari Teofimo Lopez di dalam MGM Grand Las Vegas Bubble, ia meraih tiga kemenangan beruntun. Di tengah-tengah kemenangan beruntun tersebut, ia bergabung dengan sebuah batalion pertahanan teritorial di tanah kelahirannya selama perang Rusia-Ukraina. Bulan Mei lalu, ia hampir saja menjadi juara kelas ringan tak terbantahkan, dengan sebuah keputusan mutlak yang diperdebatkan oleh petinju fenomenal tak terkalahkan Devin "The Dream" Haney.
Kambosos (21-2, 10 KO), dari Sydney, Australia, menghabiskan delapan tahun lebih menapaki peringkat kelas ringan setelah menjadi petarung profesional pada tahun 2013. Ia meraih peringkat pertama IBF setelah mengalahkan Lee Selby pada bulan Oktober 2020. Hampir 13 bulan kemudian, ia mencetak Kejutan Terbaik Tahun 2021 melalui keputusan terbelah, atau split decision, atas Teofimo Lopez untuk menjadi juara dunia dalam divisi ini.
Pada bulan Juni 2022, laga melawan Haney demi gelar tak terbantahkan itu menarik lebih dari 41.000 penggemar ke Marvel Stadium di Melbourne, Australia. Kambosos kalah melalui keputusan mutlak dari Haney, sebelum ia kalah dalam laga ulang empat bulan kemudian di Rod Laver Arena, Melbourne. "The Emperor" kembali berlaga pada bulan Juli 2023, dengan mengungguli Maxi Hughes melalui keputusan mayoritas untuk mengamankan kesempatan merebut gelar Juara Dunia.
Setelah kalah angka dari Teofimo Lopez di dalam MGM Grand Las Vegas Bubble, ia meraih tiga kemenangan beruntun. Di tengah-tengah kemenangan beruntun tersebut, ia bergabung dengan sebuah batalion pertahanan teritorial di tanah kelahirannya selama perang Rusia-Ukraina. Bulan Mei lalu, ia hampir saja menjadi juara kelas ringan tak terbantahkan, dengan sebuah keputusan mutlak yang diperdebatkan oleh petinju fenomenal tak terkalahkan Devin "The Dream" Haney.
Kambosos (21-2, 10 KO), dari Sydney, Australia, menghabiskan delapan tahun lebih menapaki peringkat kelas ringan setelah menjadi petarung profesional pada tahun 2013. Ia meraih peringkat pertama IBF setelah mengalahkan Lee Selby pada bulan Oktober 2020. Hampir 13 bulan kemudian, ia mencetak Kejutan Terbaik Tahun 2021 melalui keputusan terbelah, atau split decision, atas Teofimo Lopez untuk menjadi juara dunia dalam divisi ini.
Pada bulan Juni 2022, laga melawan Haney demi gelar tak terbantahkan itu menarik lebih dari 41.000 penggemar ke Marvel Stadium di Melbourne, Australia. Kambosos kalah melalui keputusan mutlak dari Haney, sebelum ia kalah dalam laga ulang empat bulan kemudian di Rod Laver Arena, Melbourne. "The Emperor" kembali berlaga pada bulan Juli 2023, dengan mengungguli Maxi Hughes melalui keputusan mayoritas untuk mengamankan kesempatan merebut gelar Juara Dunia.
(aww)
Lihat Juga :