Halep: Melawan Hercog Adalah Mimpi Buruk, Saya Lelah dan Tak Sanggup

loading...
Halep: Melawan Hercog Adalah Mimpi Buruk, Saya Lelah dan Tak Sanggup
Simona Halep.Foto/WTA
A+ A-
PRAHA - Simona Halep termasuk petenis tangguh dengan prestasi oke yang sulit dikalahkan. Juara Wimbledon 2019 yang pada Februari lalu meraih gelar di Dubai usai mengalahkan Elena Rybakina di final, petenis unggulan yang ditakuti disetiap turnamen.

Namun ternyata, Halep berharap tidak berhadapan dengan petenis Polona Hercog. Meski beda kasta, Halep mengaku mimpi buruk jika bertemu Hercog di sebuah turnamen.

"Saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang panjang dan sulit, saya tidak pernah mudah melawan Polona. Saya lelah dan tak sanggup menghadapinya. Dia mengenal saya dengan cukup baik, kami bermain di junior dan sulit untuk tetap pada intinya karena variasinya," ujar Halep dilansir Tennis World USA.

(Baca juga: Dimitrov: Kini Saya Sadar, Tenis Bukanlah Segalanya dalam Hidup)



Sejak tiga pertandingan pada 2019 lalu, turnamen di Praha adalah pertandingan pertama mereka musim ini. Simona mengklaim empat poin lebih banyak dari Polona, menangkis lima dari 11 peluang break, dan menghasilkan enam game kembali dari 19 peluang untuk menemukan dirinya di atas.

(Baca juga: Goyang Erotis di Gelanggang, Petarung Wanita Ini Dituduh Pornoaksi)

Simona memulai dengan awal yang bagus, mengamankan tiga break di awal dan menutupnya dengan menahan 15 di game tujuh untuk membuat 6-1 dengan cepat. Dari satu break di awal set kedua, petenis Slovenia itu bangkit kembali untuk membuat tiga break berturut-turut. Mendominasi lapangan dengan campuran tembakan yang bagus untuk merebut set tersebut 6-1, dan mendapatkan momentum menjelang set penentuan.



Mereka jual beli break di game empat dan lima, untuk tetap bertahan sampai break lainnya untuk Simona yang membuatnya unggul 5-3. Memukul mundur ke-15 di game sembilan, Polona menolak untuk menyerah, menangkis enam match point di game sepuluh dan 12 untuk membuat tie break yang diklaim pemain Rumania itu 7-3 untuk menghindari kesal. Simona Halep mengonversi match point ketujuh melawan Polona Hercog di Praha.

"Secara emosional, ini tidak mudah tetapi kami harus menyesuaikan diri dengan masa-masa sulit ini, Saya menyukainya. Saya merasakan ketegangan di punggung saya setelah set pertama, meskipun itu singkat karena saya bermain bagus. Saya lelah setelah set kedua, tetapi saya tahu dia berada di posisi yang sama, Saya hanya harus berpegang pada rencana dan berjuang," pungkasnya.
(zil)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top