Ketika Danielle De Rossi buat AS Roma Makin Menakutkan di Liga Italia 2023/2024
Minggu, 03 Maret 2024 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
Mereka menyingkirkan Feyenoord lewat adu penalti usai memiliki agregat 2-2 dalam dua leg yang dimainkan. De Rossi mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tak merombak skuadnya karena dia tahu timnya sudah solid sejak awal di mana mereka mampu mencapai final Liga Konferensi Eropa dan Liga Eropa dalam dua musim terakhir berturut-turut.
Menurutnya, Roma kini semakin kuat karena dia berusaha memanusiakan para pemainnya lebih dulu sehingga terjalin hubungan yang erat di antara mereka. "Ini sudah menjadi kelompok yang bersatu sebelumnya, saya tidak melakukan apa pun mengenai hal itu. Jika Anda tidak solid, Anda tidak akan melaju memaksimal di dua kompetisi Eropa berturut-turut," kata De Rossi dilansir dari Football Italia, Minggu (3/3/2024).
Baca Juga: Profil Darwin Nunez, Penyerang Kejam Pencabut Kutukan Liverpool
"Saya berusaha jujur kepada para pemain, memperlakukan mereka sebagai manusia terlebih dahulu, dan kedua sebagai pemain, untuk memperjelas jika saya melihat sesuatu yang tidak saya sukai. Tentu saja, saya punya keuntungan karena saya sudah mengenal beberapa dari mereka dan merupakan rekan satu tim mereka, jadi mereka bersikap lunak terhadap saya," tambahnya.
Kemenangan atas Monza membawa Roma menempati posisi kelima atau terpaut satu poin saja dari zona empat besar Liga Italia 2023/2024 yang membuat persaingan menuju Liga Champions musim depan semakin memanas. Padahal, ketika De Rossi menggantikan Mourinho, mereka berada di peringkat sembilan.
Menurutnya, Roma kini semakin kuat karena dia berusaha memanusiakan para pemainnya lebih dulu sehingga terjalin hubungan yang erat di antara mereka. "Ini sudah menjadi kelompok yang bersatu sebelumnya, saya tidak melakukan apa pun mengenai hal itu. Jika Anda tidak solid, Anda tidak akan melaju memaksimal di dua kompetisi Eropa berturut-turut," kata De Rossi dilansir dari Football Italia, Minggu (3/3/2024).
Baca Juga: Profil Darwin Nunez, Penyerang Kejam Pencabut Kutukan Liverpool
"Saya berusaha jujur kepada para pemain, memperlakukan mereka sebagai manusia terlebih dahulu, dan kedua sebagai pemain, untuk memperjelas jika saya melihat sesuatu yang tidak saya sukai. Tentu saja, saya punya keuntungan karena saya sudah mengenal beberapa dari mereka dan merupakan rekan satu tim mereka, jadi mereka bersikap lunak terhadap saya," tambahnya.
Kemenangan atas Monza membawa Roma menempati posisi kelima atau terpaut satu poin saja dari zona empat besar Liga Italia 2023/2024 yang membuat persaingan menuju Liga Champions musim depan semakin memanas. Padahal, ketika De Rossi menggantikan Mourinho, mereka berada di peringkat sembilan.
Lihat Juga :