Performa Mobil Menurun, Ferrari Pesimistis Tatap Catalunya
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 14:15 WIB
loading...
Foto/Autosport
A
A
A
MONTMELO - Kehebatan Scuderia Ferrari benar-benar hilang pada Formula One (F1) 2020 . Tim asal Italia itu pun semakin pesimistis bisa mendapatkan hasil bagus pada balapan Grand Prix (GP) Spanyol di Sirkuit Catalunya, akhir pekan ini.
Dalam lima balapan pertama, Ferrari hanya mampu dua kali mengantar pembalapnya naik podium. Pencapaian itu diraih Charles Leclerc saat balapan di GP Austria dan GP Inggris yang masing-masing di posisi kedua dan ketiga. Kondisi itu tentu membuat tim Kuda Jingkrak harus bisa memutar otak agar bisa bangkit di seri berikutnya.
Kepala Teknik Sasis Ferrari Simone Resta mengungkapkan performa mobil memang mengalami penurunan besar dalam kecepatan di trek lurus dibandingkan musim lalu. Hal itu terlihat dari lima balapan pertama di mana para pembalap, khususnya Leclerc, mengalami kesulitan untuk menembus barisan depan, bersaing dengan Mercedes dan Red Bull Racing. (Baca: Lewis Hamilton Enggan Bicara Masa Depannya di Mercedes)
Karena itu, Resta berharap timnya bisa menemukan cara yang tepat agar bisa bangkit dari catatan buruk timnya di beberapa balapan terakhir.
“Kami tiba di Barcelona dan mengetahui ini bukan akhir pekan yang mudah, juga mengingat bagaimana tes pramusim berlangsung di sini (Catalunya) pada Februari lalu. Namun, selama lima balapan yang dijalankan sejauh ini, kami telah bekerja keras untuk mencoba dan meningkatkan performa mobil kami dan mengekstraksi semua potensinya,” papar Resta, dilansir Crash.
Tidak hanya itu, Resta juga menilai jika balapan di Sirkuit Catalunya akan menjadi seri yang berat bagi timnya. Hal itu tidak lepas dari balapan yang diprediksi berlangsung dengan cuaca panas. Namun, kondisi itu tentu juga akan menjadi masalah seluruh tim untuk bisa mengatur ban dengan baik. (Baca juga: Ilmuwan Jepang Bangunkan Mikroba yanng tertidur Selama 100 Juta Tahun)
“Kami jelas akan menghadapi cuaca yang jauh lebih panas dengan suhu trek diperkirakan jauh di atas 40° Celsius. Itu akan menjadi faktor penting, terutama terkait dengan sifat ban, seperti yang kita lihat pada dua balapan terakhir di Silverstone,” ucap Resta.
Dalam lima balapan pertama, Ferrari hanya mampu dua kali mengantar pembalapnya naik podium. Pencapaian itu diraih Charles Leclerc saat balapan di GP Austria dan GP Inggris yang masing-masing di posisi kedua dan ketiga. Kondisi itu tentu membuat tim Kuda Jingkrak harus bisa memutar otak agar bisa bangkit di seri berikutnya.
Kepala Teknik Sasis Ferrari Simone Resta mengungkapkan performa mobil memang mengalami penurunan besar dalam kecepatan di trek lurus dibandingkan musim lalu. Hal itu terlihat dari lima balapan pertama di mana para pembalap, khususnya Leclerc, mengalami kesulitan untuk menembus barisan depan, bersaing dengan Mercedes dan Red Bull Racing. (Baca: Lewis Hamilton Enggan Bicara Masa Depannya di Mercedes)
Karena itu, Resta berharap timnya bisa menemukan cara yang tepat agar bisa bangkit dari catatan buruk timnya di beberapa balapan terakhir.
“Kami tiba di Barcelona dan mengetahui ini bukan akhir pekan yang mudah, juga mengingat bagaimana tes pramusim berlangsung di sini (Catalunya) pada Februari lalu. Namun, selama lima balapan yang dijalankan sejauh ini, kami telah bekerja keras untuk mencoba dan meningkatkan performa mobil kami dan mengekstraksi semua potensinya,” papar Resta, dilansir Crash.
Tidak hanya itu, Resta juga menilai jika balapan di Sirkuit Catalunya akan menjadi seri yang berat bagi timnya. Hal itu tidak lepas dari balapan yang diprediksi berlangsung dengan cuaca panas. Namun, kondisi itu tentu juga akan menjadi masalah seluruh tim untuk bisa mengatur ban dengan baik. (Baca juga: Ilmuwan Jepang Bangunkan Mikroba yanng tertidur Selama 100 Juta Tahun)
“Kami jelas akan menghadapi cuaca yang jauh lebih panas dengan suhu trek diperkirakan jauh di atas 40° Celsius. Itu akan menjadi faktor penting, terutama terkait dengan sifat ban, seperti yang kita lihat pada dua balapan terakhir di Silverstone,” ucap Resta.
Lihat Juga :