Arema FC Punya Predator Gol Baru Gantikan Peran Gustavo Almeida
Rabu, 06 Maret 2024 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Pelatih asal Cilacap ini menempatkan Lokolingoy sebagai target man di depan, sebagai pengganti Gustavo Almeida. Eksperimen Widodo ini pun sejauh ini berhasil, pesepakbola berusia 27 tahun ini mampu mencetak 4 gol dalam tiga pertandingan terakhirnya. Bahkan di laga melawan Persija Jakarta yang berkesudahan 3 - 2, Lokolingoy juga menghasilkan satu.
Widodo pun girang bukan main, eksperimen dan kepercayaannya ke Lokolingoy dibalas penampilan manis. Menurutnya, Lokolingoy dianggap bukanlah tipikal striker yang banyak lari ke kanan atau ke kiri. Tapi ketika menguasai bola di daerah pertahanan lawan, hal itu mampu memancing lawan dan membuka ruang bagi pemain lain, atau mengonversikan menjadi peluang.
"Saya melihat potensi dari Lokolingoy, jadi dia itu memang bukan tipikal striker yang banyak lari ke kanan, ke kiri, ke tengah, nggak. Dia hanya menguasai di boks itu, terus saya melihat dia punya senjata untuk mematikan," kata Widodo, saat konferensi pers sebelum pertandingan.
Makanya Widodo menempatkan Lokolingoy sebagai goal getter dan target man di depan. Apalagi dengan kemampuan penguasaan bola yang bagus, menjadi modal bagi Lokolingoy mengobrak - abrik pertahanan lawan.
"Jadi saya taruh di situ, dari saya mulai pegang dan terbukti memang dia menunjukkan sebagai goal Getter," ujar pelatih berusia 53 tahun ini.
Tapi kendati produktif, ia tak ingin pemainnya bergantung pada sosok Lokolingoy semata dalam urusan produktivitas gol. Hal ini berkaca pada terlalu bertumpu pada Gustavo Almeida saat masih di Arema FC, hingga ketika Gustavo dimatikan berpengaruh ke alur serangan tim.
Widodo pun girang bukan main, eksperimen dan kepercayaannya ke Lokolingoy dibalas penampilan manis. Menurutnya, Lokolingoy dianggap bukanlah tipikal striker yang banyak lari ke kanan atau ke kiri. Tapi ketika menguasai bola di daerah pertahanan lawan, hal itu mampu memancing lawan dan membuka ruang bagi pemain lain, atau mengonversikan menjadi peluang.
"Saya melihat potensi dari Lokolingoy, jadi dia itu memang bukan tipikal striker yang banyak lari ke kanan, ke kiri, ke tengah, nggak. Dia hanya menguasai di boks itu, terus saya melihat dia punya senjata untuk mematikan," kata Widodo, saat konferensi pers sebelum pertandingan.
Makanya Widodo menempatkan Lokolingoy sebagai goal getter dan target man di depan. Apalagi dengan kemampuan penguasaan bola yang bagus, menjadi modal bagi Lokolingoy mengobrak - abrik pertahanan lawan.
"Jadi saya taruh di situ, dari saya mulai pegang dan terbukti memang dia menunjukkan sebagai goal Getter," ujar pelatih berusia 53 tahun ini.
Tapi kendati produktif, ia tak ingin pemainnya bergantung pada sosok Lokolingoy semata dalam urusan produktivitas gol. Hal ini berkaca pada terlalu bertumpu pada Gustavo Almeida saat masih di Arema FC, hingga ketika Gustavo dimatikan berpengaruh ke alur serangan tim.
Lihat Juga :