Profil Sabar/Reza, Ganda Putra Buangan yang Juara Tanpa Pelatih
Rabu, 03 April 2024 - 08:45 WIB
loading...
Sabar Karyaman Gutama-Muhammad Reza Pahlevi Isfahani sedang naik daun usai menjuarai Spain Masters 2024, akhir pekan kemarin / Foto: Badmintontalk
A
A
A
Sabar Karyaman Gutama-Muhammad Reza Pahlevi Isfahani sedang naik daun usai menjuarai Spain Masters 2024, akhir pekan kemarin. Lantas, seperti apa profil ganda putra buangan yang juara tanpa pelatih?
Sabar/Reza merupakan ganda putra non-pelatnas yang berhasil mengguncang dunia ketika mereka mampu mengganyang Junaidi Arif/Roy King Yap melalui pertarungan sengit rubber game 21-18, 17-21, dan 21-19 di Centro Deportivo Municipal Gallur.
Rekam jejak Sabar/Reza di turnamen BWF World Tour Super 300 terbilang cukup mengesankan. Dari empat pertandingan yang dijalaninya, mereka hanya sekali kehilangan satu game.
Baca Juga: Gebrakan Sabar/Reza: Dibuang Pelatnas, Juara Tanpa Pelatih
Itu terjadi di final saat berhadapan melawan wakil Malaysia. Saat itu mungkin perasaan Sabar/Reza bercampur aduk ketika naik ke podium juara. Senang sudah pasti, tapi mereka juga merasa sedih lantaran keberhasilannya itu diraih tanpa didampingi pelatih.
Keputusannya meninggalkan Pelatnas PBSI pada 2021 membuatnya tak lagi didampingi pelatih. Mirisnya, akomodasi mereka mengikuti setiap turnamen termasuk Spain Masters 2024 harus diurus sendiri.
Kisah Sabar/Reza ini sama seperti yang dilakukan seniornya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Kerja keras tak mengkhianati hasil, itulah yang kini dirasakan ganda putra Indonesia ini.
Sabar/Reza merupakan ganda putra non-pelatnas yang berhasil mengguncang dunia ketika mereka mampu mengganyang Junaidi Arif/Roy King Yap melalui pertarungan sengit rubber game 21-18, 17-21, dan 21-19 di Centro Deportivo Municipal Gallur.
Rekam jejak Sabar/Reza di turnamen BWF World Tour Super 300 terbilang cukup mengesankan. Dari empat pertandingan yang dijalaninya, mereka hanya sekali kehilangan satu game.
Baca Juga: Gebrakan Sabar/Reza: Dibuang Pelatnas, Juara Tanpa Pelatih
Itu terjadi di final saat berhadapan melawan wakil Malaysia. Saat itu mungkin perasaan Sabar/Reza bercampur aduk ketika naik ke podium juara. Senang sudah pasti, tapi mereka juga merasa sedih lantaran keberhasilannya itu diraih tanpa didampingi pelatih.
Keputusannya meninggalkan Pelatnas PBSI pada 2021 membuatnya tak lagi didampingi pelatih. Mirisnya, akomodasi mereka mengikuti setiap turnamen termasuk Spain Masters 2024 harus diurus sendiri.
Kisah Sabar/Reza ini sama seperti yang dilakukan seniornya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Kerja keras tak mengkhianati hasil, itulah yang kini dirasakan ganda putra Indonesia ini.
Lihat Juga :