Jadi Runner Up, Bagas/Fikri Ngaku Gugup Ditarget Juara Swiss Open 2024
Kamis, 04 April 2024 - 20:01 WIB
loading...
Jadi Runner Up, Bagas/Fikri Ngaku Gugup Ditarget Juara Swiss Open 2024. Foto: PBSI
A
A
A
JAKARTA - Ganda putra Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri , tak mampu memenuhi target kala tampil di Swiss Open 2024. Dituntut menjadi juara di ajang tersebut, Bagas/Fikri harus puas meraih posisi runner-up.
Pada partai puncak Swiss Open 2024, Bagas/Fikri mengakui keunggulan pasangan Inggris, Ben Lane/Sean Vendy. Mereka menyerah dengan skor ketat 22-24 dan 26-28.
Tuntutan Bagas/Fikri untuk menjadi juara di ajang tersebut memang beralasan. Sebab, mereka tengah mengejar lolos ke Olimpiade 2024, di mana mereka butuh naik satu peringkat lagi untuk mendapatkan tiket ke Paris.
Baca Juga: Bagas/Fikri Pesan Tempat di Final usai Singkirkan Leo/Daniel
Banyak pihak menyoroti performa Bagas/Fikri di partai final tersebut sedikit tegang. Bahkan hal ini bukan hanya terjadi sekali dua kali saja. Pada ajang lain pun ketika keduanya tampil di final mereka sering terlihat tegang dan akhirnya kerap meraih posisi runner-up.
"Tegang pasti ada, enggak mungkin enggak ada, tapi kan kita juga berusaha gimana caranya biar keluar dari tekanan nervous-nya itu tapi kemarin sudah berusaha tp enggak keluar, tetap ada nervous," kata Bagas saat ditemui di Pelatnas PBSI, Rabu (3/4/2024).
"Kalau nervous dari abak awal juga nervous itu ada karena kan kita juga pengen ngejar olimpiade, jadi nervous nya lebih besar. Cuma mungkin di awal-awal kita mengatasinya lebih baik, kalau di final kita mungkin kurang baik. Balik lagi di konsistennya itu. Semua juga bilang konsistennya kan? Iya memang betul itu konsistennya harus diperbaiki," sambung Fikri.
Pada partai puncak Swiss Open 2024, Bagas/Fikri mengakui keunggulan pasangan Inggris, Ben Lane/Sean Vendy. Mereka menyerah dengan skor ketat 22-24 dan 26-28.
Tuntutan Bagas/Fikri untuk menjadi juara di ajang tersebut memang beralasan. Sebab, mereka tengah mengejar lolos ke Olimpiade 2024, di mana mereka butuh naik satu peringkat lagi untuk mendapatkan tiket ke Paris.
Baca Juga: Bagas/Fikri Pesan Tempat di Final usai Singkirkan Leo/Daniel
Banyak pihak menyoroti performa Bagas/Fikri di partai final tersebut sedikit tegang. Bahkan hal ini bukan hanya terjadi sekali dua kali saja. Pada ajang lain pun ketika keduanya tampil di final mereka sering terlihat tegang dan akhirnya kerap meraih posisi runner-up.
"Tegang pasti ada, enggak mungkin enggak ada, tapi kan kita juga berusaha gimana caranya biar keluar dari tekanan nervous-nya itu tapi kemarin sudah berusaha tp enggak keluar, tetap ada nervous," kata Bagas saat ditemui di Pelatnas PBSI, Rabu (3/4/2024).
"Kalau nervous dari abak awal juga nervous itu ada karena kan kita juga pengen ngejar olimpiade, jadi nervous nya lebih besar. Cuma mungkin di awal-awal kita mengatasinya lebih baik, kalau di final kita mungkin kurang baik. Balik lagi di konsistennya itu. Semua juga bilang konsistennya kan? Iya memang betul itu konsistennya harus diperbaiki," sambung Fikri.
Lihat Juga :