Ganda Putri yang Tak Sesuai Standar, Eng Hian: Sudah Waktunya Tinggalkan Pelatnas!
Jum'at, 05 April 2024 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau gertakan enggak ya (selama promosi dan degradasi). Jadi gini, kalau saya setiap tahun itu selalu di selalu ada program. Beda yang harus saya sampaikan ke anak-anak: pasangan A ini programnya ini pencapaiannya sekian, ini target yang dicapai tahun ini. Nah pasangan B pasti ada beda-bedanya," jelas pelatih berusia 46 tahun itu.
"Dalam kurun waktu 1-2 tahun harusnya kita bisa tahu diri. Pemain berpikir 'saya setelah dikasih kesempatan sekian banyak, kemampuan sekian, ini saya masih bisa ke atas enggak, saya masih bisa juara enggak'. Nah itu kan nanti tinggal saya yang mengatur kayak gini, turnamen yang awalnya dikasih kesempatannya Super 500 ke atas dan ternyata belum bisa menembus, ya kita turunkan. Kalau nggak bisa nembus, kita turunkan lagi sampai maksimalnya," imbuhnya.
"Nah maksimal itu tentunya kalau level yang utama kan nggak mungkin kasih ke IC, terendah adalah Super 100. Kalau Super 100 masih nggak mampu, sudah tahu sukuensinya. Itu sudah saya sampaikan setiap tahun sudah begitu. Jadi saat promosi-degradasi itu anak-anak sebagian besar sudah memahami. Jadi tidak ada yang kaget," pungkasnya.
"Dalam kurun waktu 1-2 tahun harusnya kita bisa tahu diri. Pemain berpikir 'saya setelah dikasih kesempatan sekian banyak, kemampuan sekian, ini saya masih bisa ke atas enggak, saya masih bisa juara enggak'. Nah itu kan nanti tinggal saya yang mengatur kayak gini, turnamen yang awalnya dikasih kesempatannya Super 500 ke atas dan ternyata belum bisa menembus, ya kita turunkan. Kalau nggak bisa nembus, kita turunkan lagi sampai maksimalnya," imbuhnya.
"Nah maksimal itu tentunya kalau level yang utama kan nggak mungkin kasih ke IC, terendah adalah Super 100. Kalau Super 100 masih nggak mampu, sudah tahu sukuensinya. Itu sudah saya sampaikan setiap tahun sudah begitu. Jadi saat promosi-degradasi itu anak-anak sebagian besar sudah memahami. Jadi tidak ada yang kaget," pungkasnya.
(yov)
Lihat Juga :