Polda Metro Jaya Beberkan Peran Ketiga Pelaku Mafia Bola

Jum'at, 28 Desember 2018 - 16:50 WIB
Polda Metro Jaya Beberkan...
Polda Metro Jaya Beberkan Peran Ketiga Pelaku Mafia Bola
A A A
JAKARTA - Tiga Mafia bola, Johar Lin Eng, Priyanto, dan Anik telah dibekuk jajaran Satgas Anti Mafia Bola , Kamis (27/12/2018). Ketiganya diketahui memiliki peran berbeda, salah satunya memilih wasit untuk mengatur skor.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. Ia mengatakan ada beberapa peran berbeda yang dilakukan ketiga, dengan jabatan tinggi, baginya tak mudah untuk mengatur skor pertandingan.

"Ada satu keterkaitan. Pelaku inisial P mencari wasit sesuai arahan insial J," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (28/12/2018).

Sebelumnya, tiga terduga mafia bola di bekuk Satgas Mafia Bola di tiga tempat dalam waktu terpisah. Mereka tak berkutik saat polisi membekuknya. Ketiganya diduga kuat mengatur skor pada pertandingan liga 2 dan liga 3 Indonesia.

Sekalipun di dua liga itu jumlahnya wasit mencapai 35, namun baginya sebagai mantan komisi wasit, Priyono akan mudah menentukan wasit suatu pertandingan. Bagi yang tidak bisa diajak kerjasama, Priyanto enggan mengajaknya.

"Memang tidak semua wasit bisa diajak kompromi, tetapi tertentu saja yang diajak sama dia," tambah Argo.

Sementara untuk Johar, Argo menjelaskan pengaturan skor dilakukan Johar setelah mendapatkan pesanan dari salah satu klub. Biasanya pemesanan itu untuk memenangkan kompetisi atau pertandingan. Karena itulah dibutuhkan pengkondisian wasit untuk unruk menentukan posisi klub di bagan turnamen.

"Dia (Johar) bisa menentukan, yang dia pilih, yang sudah komunikasi dengan dia, ditaroh di grup yang ringan, dia bisa juga menentukan hari apa mainnya, jam berapa mainnya, ada semua dia," kata Argo.

Sementara untuk Anik, Argo melanjutkan dirinya memiliki peran mengumpulkan uang dari pelapor untuk dibagikan ke sejumlah pihak terkait untuk mengatur skor pertandingan.

"Intinya setiap pertandingan mengeluarkan uang 100 juta sampai 200 juta. Dibagi yang terima si A, nanti dia dikirim ke P nanti ngirim ke J," singkat Argo.

Anik sendiri diketahui sebagai Assisten dari Lasmi Indrayani yang merupakan manajer klub Persibara Banjarnegara. Ia kemudian dilaporkan LI ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Laporan tersebur teregister dengan nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/DITRESKRIMUM, tanggal 19 Desember 2018, Tentang Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Atau Penggelapan dan atau Tindak Pidana Suap dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU RI No.11 Tahun 1980 ttg Tindak Pidana Suap dan atau pasal 3, 4, 5, UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.
(sha)
Berita Terkait
Polda Metro Bakal Usut...
Polda Metro Bakal Usut Mafia Pengaturan Skor Liga Sepak Bola Indonesia
Dugaan Pengaturan Skor...
Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola, DPR Minta PSSI Tanggung Jawab
PSSI Janji Berantas...
PSSI Janji Berantas Kasus Pengaturan Skor
Pemain Timnas Indonesia...
Pemain Timnas Indonesia yang Diduga Terlibat Pengaturan Skor di Final Piala AFF 2010 tapi Sulit Dibuktikan
3 Pertandingan Sepak...
3 Pertandingan Sepak Bola yang Diatur Mafia Bola
Isu Pengaturan Skor,...
Isu Pengaturan Skor, Demokrat Sentil PSSI dan PT LIB Soal Pengawasan Liga
Berita Terkini
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
2 jam yang lalu
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
2 jam yang lalu
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
8 jam yang lalu
Latihan Rahasia Korea...
Latihan Rahasia Korea Selatan Disusupi Drone Jelang Hadapi Meksiko
10 jam yang lalu
Rahasia Emblem Emas...
Rahasia Emblem Emas Harry Kane di Jersey Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Jamal Musiala, Mesin...
Jamal Musiala, Mesin Gol Jerman Lahir dari Sepak Bola Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved