alexametrics

Australia Terbuka 2019

Berurai Air Mata, Murray Ungkap Pensiun Setelah Australia Terbuka

loading...
Berurai Air Mata, Murray Ungkap Pensiun Setelah Australia Terbuka
Berurai Air Mata, Murray Ungkap Pensiun Setelah Australia Terbuka
A+ A-
MELBOURNE - Petenis Britania Raya Andy Murray akan pensiun setelah tampil di Australia Terbuka 2019. Cedera hebat di pinggul kanan memaksanya menghabisi karier lebih dini.

Dalam konferensi pers yang emosional di Melbourne, Australia, Jumat (11/1/2019), juara Grand Slam tiga kali itu menangis mengungkapkan rencananya mengakhiri karier di tenis.

Awalnya Murray berencana pensiun setelah tampil di Wimbledon 2019 (1-14 Juli), namun kini dia merasa Melbourne Park adalah yang terakhir. Australia Terbuka mulai digelar 7–27 Januari 2019.



"Pasti ada kemungkinan itu, karena saya tidak yakin saya bisa bermain dengan rasa sakit yang masih mendera selama empat atau lima bulan lagi," kata petenis berusia 31 tahun itu, yang kini berada di peringkat ke-230 di dunia, seperti dilansir Reuters.

"Rasa sakitnya terlalu berat, sungguh, dan saya tidak ingin terus bermain seperti itu. Rasa sakitnya tidak memungkinkan saya untuk menikmati kompetisi atau pelatihan atau hal-hal yang saya sukai dari tenis."

Murray yang lima kali menjadi runner-up di Melbourne Park, menjalani operasi pada sendi setahun yang lalu, setelah bermain dengan rasa sakit selama beberapa tahun. Dia kembali Juni lalu namun musim kompetisi 2018 hanya berlangsung singkat baginya.

Sementara masih berjuang selama kamp pramusim pada bulan Desember, Murray mengatakan kepada timnya bahwa dia merasa tidak bisa bertahan lebih lama. "Bermain tanpa tahu kapan rasa sakit akan berhenti, dan saya merasa ingin membuat keputusan itu," ujarnya.

"Saya berkata kepada tim saya,‘ Dengar, saya pikir saya bisa melewati ini sampai Wimbledon. ' Di situlah saya ingin berhenti - berhenti bermain. Tapi saya juga tidak yakin saya bisa melakukannya."

Pemenang dua kali Wimbledon, Murray, juara putra pertama Inggris setelah Fred Perry melakukanya pada 1936, sedang mempertimbangkan untuk operasi besar di pinggul.

Dia mengaku telah berkonsultasi dengan juara ganda Amerika Bob Bryan, yang kembali ke lapangan di Brisbane International baru-baru ini setelah menjalani operasi.

Namun, Murray, sang juara Olimpiade dua kali, menambahkan, bahwa operasi itu akan lebih ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup ketimbang memperpanjang kariernya.

"Saya memiliki pilihan untuk menjalani operasi lain yang sedikit lebih berat dari yang pernah saya alami sebelumnya, berharap pinggul saya kembali pulih yang memungkinkan saya memiliki kualitas hidup yang lebih baik."

"Itu sesuatu yang serius saya pikirkan sekarang. Bob Bryan menjalani operasi ini pasca-Wimbledon tahun lalu dan kini bisa bermain."

Murray, kalah 6-1 4-1 pada pertandingan latihan melawan unggulan teratas Novak Djokovic di Melbourne Park, Kamis (10/1/2019). Dia akan mengehdapi unggulan ke-22 asal Spanyol Roberto Bautista Agut pada putaran pertama, Senin (14/1/2019).

"Saya akan bermain, saya masih bisa bermain pada level, bukan level yang saya senang mainkan," katanya.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak