Indonesia Mendadak Demam Como: Kisah Keluarga Hartono dan Duo Arsenal Disorot
Sabtu, 11 Mei 2024 - 18:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kylian Mbappe Pamit dari PSG dan Takdir Bermain di Santiago Bernabeu?
"Ini perasaan yang luar biasa, tapi saya tidak memberikan semua manfaat yang saya berikan kepada para pemain, jadi Anda harus pergi dan mengajukan pertanyaan kepada mereka. Saya telah mendukung tim dari jauh dan Anda perlu berbicara dengan mereka karena apa yang mereka lakukan luar biasa," kata Henry kepada Sky Sport Italia.
"Seperti semua orang di stadion, saya menghabiskan waktu saya untuk mencoba melihat hasil Venezia daripada menonton pertandingan. Tapi seperti yang saya katakan, saya sudah berada di sini sebentar, pergi dan bicaralah dengan mereka (pemain) terlebih dahulu. Saya di sini untuk mendukung klub karena ini sangat penting, tetapi ada banyak orang yang telah bekerja sangat keras untuk mencapai posisi klub saat ini dan tujuannya. Ini tentang para pemain dan orang-orang yang sudah lama berada di sini."
Sementara itu, kapten Como, Alessandro Bellemo, mengaku sulit menggambarkan emosi yang terjadi di lapangan. Namun dalam beberapa hari terakhir, kata dia, dirinya selalu memikirkan momen ini setiap malam.
Akhirnya, semua yang dipikirkan itu menjadi kenyataan. "Ini adalah emosi yang bahkan tidak dapat saya gambarkan. Saya tertidur setiap malam sambil memikirkan momen ini, dan akhirnya, hal itu terjadi. Setiap orang berhak mendapatkan ini. Ambisi selalu ada dan kali ini, kami menepati janji," tegas kapten Como berusia 28 tahun tersebut.
"Ini perasaan yang luar biasa, tapi saya tidak memberikan semua manfaat yang saya berikan kepada para pemain, jadi Anda harus pergi dan mengajukan pertanyaan kepada mereka. Saya telah mendukung tim dari jauh dan Anda perlu berbicara dengan mereka karena apa yang mereka lakukan luar biasa," kata Henry kepada Sky Sport Italia.
"Seperti semua orang di stadion, saya menghabiskan waktu saya untuk mencoba melihat hasil Venezia daripada menonton pertandingan. Tapi seperti yang saya katakan, saya sudah berada di sini sebentar, pergi dan bicaralah dengan mereka (pemain) terlebih dahulu. Saya di sini untuk mendukung klub karena ini sangat penting, tetapi ada banyak orang yang telah bekerja sangat keras untuk mencapai posisi klub saat ini dan tujuannya. Ini tentang para pemain dan orang-orang yang sudah lama berada di sini."
Sementara itu, kapten Como, Alessandro Bellemo, mengaku sulit menggambarkan emosi yang terjadi di lapangan. Namun dalam beberapa hari terakhir, kata dia, dirinya selalu memikirkan momen ini setiap malam.
Akhirnya, semua yang dipikirkan itu menjadi kenyataan. "Ini adalah emosi yang bahkan tidak dapat saya gambarkan. Saya tertidur setiap malam sambil memikirkan momen ini, dan akhirnya, hal itu terjadi. Setiap orang berhak mendapatkan ini. Ambisi selalu ada dan kali ini, kami menepati janji," tegas kapten Como berusia 28 tahun tersebut.
(yov)
Lihat Juga :