2 Momen Menyakitkan di Laga Perpisahan Kylian Mbappe: Dinding Berguncang!
Selasa, 14 Mei 2024 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Klopp Kirim Pesan Emosional ke Penggemar usai Liverpool Ditahan Imbang Aston Villa
Enrique menilai penghormatan itu merupakan sesuatu yang emosional. Dia tak ragu untuk mengatakan bahwa Mbappe memang benar-benar menjadi seorang legenda PSG.
"Saya pikir itu (penghormatan) yang fantastis dan sangat menyentuh hati. Sungguh indah untuk mengakui kinerja seorang pemain di levelnya. Tidak diragukan lagi, dia adalah legenda klub meskipun usianya masih muda. Kami masih memiliki beberapa pertandingan tersisa. Saya mendoakan yang terbaik untuk karier olahraganya," pungkas Enrique.
Momen kedua yang sulit dilupakan Mbappe adalah pertengkarannya dengan Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi. Keduanya dilaporkan saling berteriak keras setelah presiden meminta klarifikasi mengapa mantan pemain AS Monaco itu tak menyebutkan namanya dalam video pesan perpisahan resminya dengan pihak klub.
Padahal, dalam video perpisahan yang dipublikasikan pada akun media social pribadinya, Mbappe mengucapkan terima kasih kepada beberapa orang yang bekerja untuk klub termasuk beberapa penggemar. Kemudian, diskusi itu dikabarkan berubah menjadi buruk di antara keduanya karena mereka terdengar saling berteriak. Seorang sumber mengklaim bahwa pertengkaran itu terjadi begitu hebat hingga ‘dinding pun berguncang’.
Enrique menilai penghormatan itu merupakan sesuatu yang emosional. Dia tak ragu untuk mengatakan bahwa Mbappe memang benar-benar menjadi seorang legenda PSG.
"Saya pikir itu (penghormatan) yang fantastis dan sangat menyentuh hati. Sungguh indah untuk mengakui kinerja seorang pemain di levelnya. Tidak diragukan lagi, dia adalah legenda klub meskipun usianya masih muda. Kami masih memiliki beberapa pertandingan tersisa. Saya mendoakan yang terbaik untuk karier olahraganya," pungkas Enrique.
Momen kedua yang sulit dilupakan Mbappe adalah pertengkarannya dengan Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi. Keduanya dilaporkan saling berteriak keras setelah presiden meminta klarifikasi mengapa mantan pemain AS Monaco itu tak menyebutkan namanya dalam video pesan perpisahan resminya dengan pihak klub.
Padahal, dalam video perpisahan yang dipublikasikan pada akun media social pribadinya, Mbappe mengucapkan terima kasih kepada beberapa orang yang bekerja untuk klub termasuk beberapa penggemar. Kemudian, diskusi itu dikabarkan berubah menjadi buruk di antara keduanya karena mereka terdengar saling berteriak. Seorang sumber mengklaim bahwa pertengkaran itu terjadi begitu hebat hingga ‘dinding pun berguncang’.
(yov)
Lihat Juga :