Nusrtdinov Zayan Fatih Sabet 3 Medali di President Challenge Cup 2024
Rabu, 29 Mei 2024 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
Venue pertandingan pun menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi Dinov selama berkompetisi di Malaysia. Dengan lapangan pertandingan yang cukup sempit, sedangkan kelas-kelas pertandingan yang diikuti merupakan kelas-kelas dengan lompatan 100-125Cm tentu menuntut perhitungan cermat bagi Dinov saat bermanuver dari satu rintangan ke rintangan lainnya.
"Dengan lapangan pertandingan dan disain Course yang sangat teknikal sementara kuda-kuda yang Dinov gunakan sangat besar posturnya dan kebetulan lama absen dari pertandingan, awalnya Kami tidak berharap banyak karena Dinov sedang sakit flu dan batuk yang berkepanjangan, namun Alhamdulillah hasilnya cukup baik di mana Dinov dapat satu medali emas di pertandingan kelas nasional Malaysia dan dua medali perak dari dua kelas pertandingan CSI1* yang merupakan pertandingan level Internasional dan hasilnya akan tercatat di website resmi FEI (Federation Equestre Internationale) atau federasi internasional untuk olahraga berkuda Equestrian," beber Riyanti Kutty Nurinda.
Sementara itu, Asep Madira Siregar (Ayahanda Dinov) merasa cukup senang atas pencapaian Dinov di kejuaraan tersebut. Meskipun harus menghadapi sejumlah kendala termasuk cuaca panas, kondisi kesehatan kuda setelah perjalanan jauh dan saat menghadapi cuaca panas yang ekstrem yang menjadi ciri khas Malaysia, namun Dinov tetap berusaha sekeras mungkin untuk tampil dalam performa terbaiknya.
"Sebenarnya saya sendiri takjub akan hasil ini, karena kondisi Dinov yang sempat kelelahan dan tidak fit disebabkan pada hari Sabtu Minggu sebelumnya Dinov baru bertanding 4 game dalam sehari selama dua hari berturut-turut di Kejuaraan Bola Basket Junior NBA 3V3 Se-Banten, di mana akhirnya Dinov bersama timnya berhasil mengantarkan sekolahnya lolos ke Liga Nasional Junior NBA yang finalnya akan dipertandingkan seminggu setelah President Challenge Cup di Malaysia. Namun demikian President Challenge Cup di Malaysia ini menjadi ajang yang bagus untuk membentuk mental Dinov karena President Challenge Cup ini merupakan salah satu pertandingan Internasional Berkuda terdekat dari Indonesia. Sebelumnya kami harus ke Eropa kalau mau mengikuti pertandingan internasional berkuda. Di Malaysia ini, meskipun Dinov harus menghadapi berbagai kendala, apalagi rider-rider lain merupakan rider senior yang sudah biasa bertanding bersama kuda-kuda andalan mereka, namun Alhamdulillah Dinov masih bisa cepat beradaptasi dengan kuda-kuda di sana sehingga tetap mempersembahkan hasil terbaik bagi Indonesia, terlebih di pertandingan hari terakhir, Dinov sangat All Out untuk meraih hasil maksimal," sahut Asep Madira Siregar.
Keberhasilan Dinov tampil apik di President Challenge Cup Malaysia juga tak terlepas dari hasil kolaborasi dua Pelatih berkuda asal Indonesia dan Malaysia yakni Albert Pelealu dan Shaiful Azwan. Albert Pelealu yang sangat paham dengan kemampuan Dinov dan Shaiful Azwan yang lebih mengerti karakter kuda-kuda (Leased Horse) di Malaysia pun bahu membahu dalam menopang penampilan Dinov di arena pertandingan.
"Dengan lapangan pertandingan dan disain Course yang sangat teknikal sementara kuda-kuda yang Dinov gunakan sangat besar posturnya dan kebetulan lama absen dari pertandingan, awalnya Kami tidak berharap banyak karena Dinov sedang sakit flu dan batuk yang berkepanjangan, namun Alhamdulillah hasilnya cukup baik di mana Dinov dapat satu medali emas di pertandingan kelas nasional Malaysia dan dua medali perak dari dua kelas pertandingan CSI1* yang merupakan pertandingan level Internasional dan hasilnya akan tercatat di website resmi FEI (Federation Equestre Internationale) atau federasi internasional untuk olahraga berkuda Equestrian," beber Riyanti Kutty Nurinda.
Sementara itu, Asep Madira Siregar (Ayahanda Dinov) merasa cukup senang atas pencapaian Dinov di kejuaraan tersebut. Meskipun harus menghadapi sejumlah kendala termasuk cuaca panas, kondisi kesehatan kuda setelah perjalanan jauh dan saat menghadapi cuaca panas yang ekstrem yang menjadi ciri khas Malaysia, namun Dinov tetap berusaha sekeras mungkin untuk tampil dalam performa terbaiknya.
"Sebenarnya saya sendiri takjub akan hasil ini, karena kondisi Dinov yang sempat kelelahan dan tidak fit disebabkan pada hari Sabtu Minggu sebelumnya Dinov baru bertanding 4 game dalam sehari selama dua hari berturut-turut di Kejuaraan Bola Basket Junior NBA 3V3 Se-Banten, di mana akhirnya Dinov bersama timnya berhasil mengantarkan sekolahnya lolos ke Liga Nasional Junior NBA yang finalnya akan dipertandingkan seminggu setelah President Challenge Cup di Malaysia. Namun demikian President Challenge Cup di Malaysia ini menjadi ajang yang bagus untuk membentuk mental Dinov karena President Challenge Cup ini merupakan salah satu pertandingan Internasional Berkuda terdekat dari Indonesia. Sebelumnya kami harus ke Eropa kalau mau mengikuti pertandingan internasional berkuda. Di Malaysia ini, meskipun Dinov harus menghadapi berbagai kendala, apalagi rider-rider lain merupakan rider senior yang sudah biasa bertanding bersama kuda-kuda andalan mereka, namun Alhamdulillah Dinov masih bisa cepat beradaptasi dengan kuda-kuda di sana sehingga tetap mempersembahkan hasil terbaik bagi Indonesia, terlebih di pertandingan hari terakhir, Dinov sangat All Out untuk meraih hasil maksimal," sahut Asep Madira Siregar.
Keberhasilan Dinov tampil apik di President Challenge Cup Malaysia juga tak terlepas dari hasil kolaborasi dua Pelatih berkuda asal Indonesia dan Malaysia yakni Albert Pelealu dan Shaiful Azwan. Albert Pelealu yang sangat paham dengan kemampuan Dinov dan Shaiful Azwan yang lebih mengerti karakter kuda-kuda (Leased Horse) di Malaysia pun bahu membahu dalam menopang penampilan Dinov di arena pertandingan.
Lihat Juga :