Isu Pemain Naturalisasi Indonesia Dibayar, Sekjen PSSI: Tak Ada Proses Transaksi
Senin, 03 Juni 2024 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
"Itu pun juga diawali dengan posisi-posisi tertentu yang belum bisa dihuni dengan skill yang begitu mumpuni dari pemain-pemain nasional kita yang diistilahkan oleh Bang Nababan. Beberapa waktu yang lalu di bulan Maret langsung dipimpin oleh Shin Tae-yong berangkat ke Belanda untuk langsung melihat dan menyeleksi para calon-calon pemain-pemain yang akan dinaturalisasi," sambungnya.
"Kemudian lanjut di bulan Mei langsung Direktur Teknik coach Indra Sjafri juga yang berangkat ke Belanda untuk proses dan melihat para pemain-pemain yang berpotensi untuk dinaturalisasi," tambah Yunus menjelaskan.
Baca Juga: Statistik Impresif Jay Idzes Bersama Venezia, Pemain Timnas Indonesia Pertama di Serie A
Lebih lanjut, Yunus menegaskan tidak ada proses transaksi untuk pemain naturalisasi. Menurutnya, semua proses naturalisasi berdasarkan kemauan kuat dari pemain dan persetujuan keluarganya untuk membela Merah Putih.
"Diawali dengan kekosongan posisi-posisi tersebut, Shin Tae-yong sangat berharap. Karena begitu kuatnya dan derasnya ekseptasi masyarakat terhadap prestasi sepak bola nasional, maka melalui Ketua Umum dan Eksekutif Komite disetujui rekrutmen-rekrutmen pemain-pemain yang berada di luar, yang masih berdarah Indonesia," papar Yunus.
"Kemudian lanjut di bulan Mei langsung Direktur Teknik coach Indra Sjafri juga yang berangkat ke Belanda untuk proses dan melihat para pemain-pemain yang berpotensi untuk dinaturalisasi," tambah Yunus menjelaskan.
Baca Juga: Statistik Impresif Jay Idzes Bersama Venezia, Pemain Timnas Indonesia Pertama di Serie A
Lebih lanjut, Yunus menegaskan tidak ada proses transaksi untuk pemain naturalisasi. Menurutnya, semua proses naturalisasi berdasarkan kemauan kuat dari pemain dan persetujuan keluarganya untuk membela Merah Putih.
"Diawali dengan kekosongan posisi-posisi tersebut, Shin Tae-yong sangat berharap. Karena begitu kuatnya dan derasnya ekseptasi masyarakat terhadap prestasi sepak bola nasional, maka melalui Ketua Umum dan Eksekutif Komite disetujui rekrutmen-rekrutmen pemain-pemain yang berada di luar, yang masih berdarah Indonesia," papar Yunus.
Lihat Juga :