Jelang Jerman vs Skotlandia, Nagelsmann: Tak Ada Lawan yang Buruk
Jum'at, 14 Juni 2024 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
"Ini bukanlah grup maut, namun tidak ada lawan yang benar-benar buruk. Ini adalah grup menarik yang jelas ingin kami tegaskan,” kata Nagelsmann dilansir dari Daily Record, Kamis (13/6/2024).
Skotlandia memang bukanlah tim lemah yang bisa diremehkan oleh Jerman. Andrew Robertson dan kolega lolos ke Piala Eropa 2024 sebagai runner up grup kualifikasi di bawah Spanyol dengan torehan 17 poin, hasil dari lima kali menang, dua kali imbang dan hanya kalah dua kali.
Baca Juga: Calvin Verdonk Jagokan Belanda di Euro 2024: Saya Kenal Pemain De Oranje
Lebih lanjut, mantan pelatih Bayern Munich itu pun tak memungkiri ada tekanan tersendiri bagi timnya sebagai tuan rumah. Namun, kesempatan langka untuk tampil di depan publik sendiri di Piala Eropa tak akan mereka sia-siakan begitu saja.
"Ini kedua kalinya Jerman menjadi tuan rumah Piala Eropa. Bagi para pemain, dan bagi saya sendiri sebagai manajer, ambil bagian dalam turnamen di kandang sendiri adalah sebuah kesempatan unik. Ada tekanan yang terlibat, tetapi lebih dari sekadar kegembiraan. Jika kami bisa melihat kegembiraan itu di lapangan, maka kami akan menjalani turnamen yang hebat," jelas juru taktik berusia 36 tahun itu.
Skotlandia memang bukanlah tim lemah yang bisa diremehkan oleh Jerman. Andrew Robertson dan kolega lolos ke Piala Eropa 2024 sebagai runner up grup kualifikasi di bawah Spanyol dengan torehan 17 poin, hasil dari lima kali menang, dua kali imbang dan hanya kalah dua kali.
Baca Juga: Calvin Verdonk Jagokan Belanda di Euro 2024: Saya Kenal Pemain De Oranje
Lebih lanjut, mantan pelatih Bayern Munich itu pun tak memungkiri ada tekanan tersendiri bagi timnya sebagai tuan rumah. Namun, kesempatan langka untuk tampil di depan publik sendiri di Piala Eropa tak akan mereka sia-siakan begitu saja.
"Ini kedua kalinya Jerman menjadi tuan rumah Piala Eropa. Bagi para pemain, dan bagi saya sendiri sebagai manajer, ambil bagian dalam turnamen di kandang sendiri adalah sebuah kesempatan unik. Ada tekanan yang terlibat, tetapi lebih dari sekadar kegembiraan. Jika kami bisa melihat kegembiraan itu di lapangan, maka kami akan menjalani turnamen yang hebat," jelas juru taktik berusia 36 tahun itu.
(yov)
Lihat Juga :