7 Gerakan yang Dilarang di UFC: Nomor 2 Paling Mengerikan
Jum'at, 28 Juni 2024 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun headbutt diperbolehkan di Lethwei, salah satu MMA paling mematikan, namun tidak diperbolehkan dalam pertandingan UFC. Ini adalah salah satu manuver ilegal UFC yang paling kontroversial. Headbutt dulunya bisa diterima sepenuhnya di UFC. Sekarang tidak. Mengapa?
Menanduk lawan dapat mengakibatkan trauma otak serius dan kerusakan seumur hidup yang tidak dapat diperbaiki. Masih ingat momen UFC 259 saat Cruz Dominick tak sengaja menyundul Cejudo? Cejudo menderita luka parah di dekat alisnya dan mulai mengeluarkan banyak darah.
Dalam eye poking, seorang petarung menggerakkan tangannya ke arah wajah lawan dengan jari terbuka dan memukul matanya. Meski dilarang, sodokan mata sering digunakan dalam seni bela diri campuran.
Mencolek lawan, baik secara tidak sengaja atau sengaja, dapat menyebabkan cedera serius. Sorotan mata terkadang dapat mengakibatkan pengurangan poin atau bahkan diskualifikasi. Namun seringkali mereka lolos dari hukuman. Para pesilat diarahkan untuk tetap menutup jari ketika hendak mengulurkan tangan.
Pukulan yang disengaja pada daerah selangkangan lawan disebut serangan pangkal paha. Karena sensitivitas daerah selangkangan dan alat kelamin, teknik ini, yang kadang-kadang digunakan sebagai taktik pertahanan diri, dapat dengan cepat melemahkan.
Pukulan pada selangkangan seringkali terjadi secara tidak sengaja, sama seperti headbutt. Meskipun para petarung diharuskan memakai pelindung, bahkan tendangan yang tidak disengaja pada pangkal paha mungkin akan terasa cukup menyakitkan.
Seorang petarung mendapat waktu lima menit untuk pulih setelah menerima pukulan atau tendangan di pangkal paha. Jika ia tidak dapat pulih dalam waktu yang ditentukan, pertandingan tersebut dapat dinyatakan tidak ada pertandingan atau dapat didiskualifikasi.
Pukulan atau tendangan ke tenggorokan tidak diperbolehkan oleh UFC. Karena sifat olahraganya, kemungkinan besar terjadi pukulan dan tendangan yang tidak disengaja pada leher atau tenggorokan. Meski dilarang, wasit tidak akan menghentikan pertandingan karena terjadi pukulan yang tidak disengaja.
Menanduk lawan dapat mengakibatkan trauma otak serius dan kerusakan seumur hidup yang tidak dapat diperbaiki. Masih ingat momen UFC 259 saat Cruz Dominick tak sengaja menyundul Cejudo? Cejudo menderita luka parah di dekat alisnya dan mulai mengeluarkan banyak darah.
4. Menusuk Mata
Dalam eye poking, seorang petarung menggerakkan tangannya ke arah wajah lawan dengan jari terbuka dan memukul matanya. Meski dilarang, sodokan mata sering digunakan dalam seni bela diri campuran.
Mencolek lawan, baik secara tidak sengaja atau sengaja, dapat menyebabkan cedera serius. Sorotan mata terkadang dapat mengakibatkan pengurangan poin atau bahkan diskualifikasi. Namun seringkali mereka lolos dari hukuman. Para pesilat diarahkan untuk tetap menutup jari ketika hendak mengulurkan tangan.
5. Serangan Selangkangan
Pukulan yang disengaja pada daerah selangkangan lawan disebut serangan pangkal paha. Karena sensitivitas daerah selangkangan dan alat kelamin, teknik ini, yang kadang-kadang digunakan sebagai taktik pertahanan diri, dapat dengan cepat melemahkan.
Pukulan pada selangkangan seringkali terjadi secara tidak sengaja, sama seperti headbutt. Meskipun para petarung diharuskan memakai pelindung, bahkan tendangan yang tidak disengaja pada pangkal paha mungkin akan terasa cukup menyakitkan.
Seorang petarung mendapat waktu lima menit untuk pulih setelah menerima pukulan atau tendangan di pangkal paha. Jika ia tidak dapat pulih dalam waktu yang ditentukan, pertandingan tersebut dapat dinyatakan tidak ada pertandingan atau dapat didiskualifikasi.
6. Serangan Tenggorokan
Pukulan atau tendangan ke tenggorokan tidak diperbolehkan oleh UFC. Karena sifat olahraganya, kemungkinan besar terjadi pukulan dan tendangan yang tidak disengaja pada leher atau tenggorokan. Meski dilarang, wasit tidak akan menghentikan pertandingan karena terjadi pukulan yang tidak disengaja.
Lihat Juga :