Belgia Minta Maaf ke Kylian Mbappe, Imbas Video Lelucon yang Viral
Minggu, 30 Juni 2024 - 18:15 WIB
loading...
Federasi Sepak Bola Belgia merilis permohonan maaf kepada kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe atas video viral yang beredar. Foto/Goal
A
A
A
JERMAN - Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) merilis permohonan maaf kepada kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe atas video viral yang beredar. Sebelumnya, RBFA mengunggah video lelucon tendang menendang tulang kering pemain Real Madrid tersebut saat kedua negara bentrok di babak 16 besar Piala Eropa 2024.
Belgia akan menghadapi Prancis pada babak 16 besar Piala Eropa 2024 di Dusseldorf Arena, Senin (1/7/2024) malam WIB. Jelang pertandingan, The Red Devils - julukan Timnas Belgia - justru menambah panas aroma persaingan di lapangan dengan mengunggah video lelucon yang ditujukan kepada Mbappe .
Dalam video tersebut, terlihat seorang komedian Belgia, Pablo Andres yang bernyanyi “Siapa yang akan menendang tulang kering Mbappe?” Kemudian muncul gelandang The Red Devils, Amadou Onana yang menyebut nama dirinya sendiri.
Baca Juga: Harry Kane Kini Jadi Favorit Meraih Sepatu Emas Euro 2024, Kylian Mbappe Diragukan usai Patah Hidung
Tak pelak, video tersebut menimbulkan kemarahan warga Prancis dan menjadi viral di media sosial. Oleh karena itu, RBFA langsung meminta maaf dan menurunkan video tersebut di media sosial mereka.
Belgia akan menghadapi Prancis pada babak 16 besar Piala Eropa 2024 di Dusseldorf Arena, Senin (1/7/2024) malam WIB. Jelang pertandingan, The Red Devils - julukan Timnas Belgia - justru menambah panas aroma persaingan di lapangan dengan mengunggah video lelucon yang ditujukan kepada Mbappe .
Dalam video tersebut, terlihat seorang komedian Belgia, Pablo Andres yang bernyanyi “Siapa yang akan menendang tulang kering Mbappe?” Kemudian muncul gelandang The Red Devils, Amadou Onana yang menyebut nama dirinya sendiri.
Baca Juga: Harry Kane Kini Jadi Favorit Meraih Sepatu Emas Euro 2024, Kylian Mbappe Diragukan usai Patah Hidung
Tak pelak, video tersebut menimbulkan kemarahan warga Prancis dan menjadi viral di media sosial. Oleh karena itu, RBFA langsung meminta maaf dan menurunkan video tersebut di media sosial mereka.
Lihat Juga :