Hari Penghakiman Whyte vs Povetkin: Jalur Neraka Menuju Takhta
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 18:04 WIB
loading...
Hari Penghakiman Whyte vs Povetkin: Jalur Neraka Menuju Takhta/Sky Sports
A
A
A
BRENTWOOD - Satu langkah lagi Dillian Whyte mewujudkan impian menjadi juara dunia tinju Kelas Berat WBC. Dia tidak pernah sedekat ini dengan takhta juara dunia yang diimpikannya.
Lebih dari 1000 hari sudah Whyte meniti jalan menuju takhta. Ini adalah jalannya yang berbahaya menuju sebuah janji - jika dia mengalahkan Alexander Povetkin malam ini, maka pertarungan untuk perebutan sabuk juara Kelas Berat WBC akhirnya akan dilaksanakan. Yang pasti, terlalu banyak bahaya ada di depan bagi Whyte. Inilah jalur neraka yang harus dilewati Whyte.
Di ujung pelangi adalah pot emas milik Tyson Fury - sang juara WBC - Whyte akan diprioritaskan di atas Anthony Joshua dalam menjadwalkan pertarungan dengan Fury. Jadi, akankah jalan Whyte kembali digagalkan di rintangan terakhir? Dibuat untuk melompati rintangan hanya untuk tersandung?
Whyte mengantongi 11 kemenangan beruntunnya dengan menaklukkan Derek Chisora dua kali, Robert Helenius, Lucas Browne, Joseph Parker, Oscar Rivas dan Mariusz Wach. Itu adalah hasil terbaik saat ini di divisi (siapa yang bisa mengatakan sebaliknya?), Tak terbantahkan jika dia menambahkan Povetkin ke daftar itu.
Duel melawan Povetkin merupakan laga paling berat. Kendati usianya 40 tahun, Povetkin tetap berbahaya. Dia adalah mesin yang diprogram untuk menghancurkan lawan.
Baca Juga: 5 Bulan Genjot Fisik di Portugal, Bobot Whyte Jauh Lebih Ringan
Lebih dari 1000 hari sudah Whyte meniti jalan menuju takhta. Ini adalah jalannya yang berbahaya menuju sebuah janji - jika dia mengalahkan Alexander Povetkin malam ini, maka pertarungan untuk perebutan sabuk juara Kelas Berat WBC akhirnya akan dilaksanakan. Yang pasti, terlalu banyak bahaya ada di depan bagi Whyte. Inilah jalur neraka yang harus dilewati Whyte.
Di ujung pelangi adalah pot emas milik Tyson Fury - sang juara WBC - Whyte akan diprioritaskan di atas Anthony Joshua dalam menjadwalkan pertarungan dengan Fury. Jadi, akankah jalan Whyte kembali digagalkan di rintangan terakhir? Dibuat untuk melompati rintangan hanya untuk tersandung?
Whyte mengantongi 11 kemenangan beruntunnya dengan menaklukkan Derek Chisora dua kali, Robert Helenius, Lucas Browne, Joseph Parker, Oscar Rivas dan Mariusz Wach. Itu adalah hasil terbaik saat ini di divisi (siapa yang bisa mengatakan sebaliknya?), Tak terbantahkan jika dia menambahkan Povetkin ke daftar itu.
Duel melawan Povetkin merupakan laga paling berat. Kendati usianya 40 tahun, Povetkin tetap berbahaya. Dia adalah mesin yang diprogram untuk menghancurkan lawan.
Baca Juga: 5 Bulan Genjot Fisik di Portugal, Bobot Whyte Jauh Lebih Ringan
Lihat Juga :