Elina Svitolina Berlinang Air Mata di Wimbledon akibat Serangan Rusia

Selasa, 09 Juli 2024 - 15:00 WIB
loading...
Elina Svitolina Berlinang...
Bintang Ukraina Elina Svitolina tidak mampu menahan emosinya setelah mencapai perempat final Wimbledon. Foto/Mirror
A A A
JAKARTA - Bintang Ukraina Elina Svitolina tidak mampu menahan emosinya setelah mencapai perempat final Wimbledon lantaran pada hari yang sama negaranya mengalami tragedi mengerikan. Dia terlihat bercucuran air mata.

Svitolina berhasil mengalahkan Wang Xinyu 6-2 6-1 pada Senin kemarin. Pada hari yang sama sebanyak 31 orang tewas di Ukraina akibat serangan udara Rusia. Serangan keji terhadap rumah sakit anak-anak di Kyiv itu dicap sebagai "genosida" dan berdampak besar pada Svitolina. Dia mengatakan harus menjernihkan pikirannya sebelum pertandingan lantaran tragedi tersebut.

"Ini adalah hari yang sangat sulit bagi orang Ukraina," kata semifinalis Wimbledon dua kali itu kepada BBC di lapangan sebelum menangis. Setelah tepuk tangan penonton di Court Two, dia melanjutkan,"Tidak mudah untuk fokus pada pertandingan."

Svitolina diizinkan oleh All England Club melanggar kebijakan pakaian serba putih dengan mengenakan pita hitam di atasannya untuk memperingati para korban. Petenis berusia 29 tahun itu bertekad menggunakan posisinya untuk menyoroti kekejaman yang dilakukan Putin di Ukraina.

Baca Juga: Puluhan Rudal Rusia Hujani Kota-kota Ukraina, Termasuk RS Anak, 36 Orang Tewas

"Sulit untuk dijelaskan, karena bagi kami orang Ukraina, ini sangat dekat dengan hati kami dan topik yang sangat sensitif, emosi yang sangat sensitif yang kami rasakan setiap hari. Tapi hari ini adalah salah satu hari di mana itu bahkan lebih sulit karena rudal mendarat di rumah sakit anak-anak. Seketika Anda melihat gambar dan semua yang terjadi di sana. Begitu banyak anak yang kehilangan nyawa. Ini adalah hari yang sangat berat hari ini," kata Svitolina dalam konferensi pers

Dia mengatakan, tak mudah untuk fokus bertanding saat saudara-saudara senegaranya merenggang nyawa akibat serangan Rusia. Namun di balik itu, situasi ini memberikan motivasi tersendiri baginya.

Baca Juga: Invasi Rusia ke Ukraina, Cristiano Ronaldo Ingatkan Makna Perdamaian bagi Anak-anak

"Tentu saja ini adalah salah satu hal yang memotivasi saya hari ini, hanya saja saya harus menundukkan kepala dan tampil serta melakukan yang terbaik. Setiap orang Ukraina menggunakan cara sendiri untuk meningkatkan kesadaran, mengumpulkan uang, untuk membantu dengan segala cara yang mereka bisa. Cara saya adalah melalui tenis. Itulah yang benar-benar memotivasi saya hari ini untuk melakukan sesuatu. Setidaknya dengan kemenangan saya hari ini, itu adalah cahaya kecil yang membawa momen bahagia bagi orang Ukraina."

Svitolina akan melawan Elena Rybakina di perempat final - pemain kelahiran Moskow yang memilih untuk mewakili Kazakhstan.

Petenis Ukraina itu menolak berjabat tangan dengan para pemain Rusia, tetapi dia mengonfirmasi akan berjabat tangan dengan Rybakina. "Dia mengubah kewarganegaraannya, jadi itu berarti dia tidak ingin mewakili negara asalnya," katanya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rising Stars Tenis Dunia...
Rising Stars Tenis Dunia Siap Meriahkan MGM Macau Tennis Masters 2025, Streaming di VISION+
Rusia Siapkan Piala...
Rusia Siapkan Piala Dunia Alternatif untuk Negara-Negara yang Gagal Lolos ke Putaran Final
Luar Biasa, Petenis...
Luar Biasa, Petenis Indonesia Janice Tjen Tembus Final Chennai Open 2025
Tennis Pinktober 2025...
Tennis Pinktober 2025 Gaungkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara
Rebut Piala Bergilir...
Rebut Piala Bergilir dan Tiket Umrah: Padel dan Tenis Bersatu di The Prime Tournament
Kejuaraan Dunia Sambo...
Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025: FIAS1 Rebut Gelar Juara Umum
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Special Bola
4 Klub Liga Italia Incar...
Liga Italia
4 Klub Liga Italia Incar Kiper Timnas Indonesia Emil Audero!
Gugurnya Jerman dan...
Bola Dunia
Gugurnya Jerman dan Belanda Bikin Thomas Tuchel Bersyukur, Inggris Makin Siap Hadapi 32 Besar Piala Dunia 2026
John Herdman Panggil...
Bola Dunia
John Herdman Panggil Ragnar Oratmangoen untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026?
Rekomendasi
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
RSCM Apresiasi Donor...
RSCM Apresiasi Donor Darah MNC Peduli, Bantu Penuhi Kebutuhan 100 Kantong Darah per Hari
Berita Terkini
Mengenal Michael Olise,...
Mengenal Michael Olise, Raja Assist dan Otak Serangan Prancis
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Shuttle Open 2026 Sajikan...
Shuttle Open 2026 Sajikan Duel Para Legenda
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Deretan Catatan Bersejarah...
Deretan Catatan Bersejarah Meksiko Usai Singkirkan Ekuador di Piala Dunia 2026
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved