Jaringan Kereta Cepat Kena Teror Jelang Pembukaan Olimpiade Paris 2024
Jum'at, 26 Juli 2024 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
Kerumunan orang berkumpul di stasiun-stasiun utama Paris seperti Montparnasse, tempat kereta ke dan dari kota-kota terdekat seperti Tours dan Le Mans semuanya dibatalkan. "Banyak stasiun yang terkena dampak, termasuk Garde du Nord, dengan layanan di seluruh Prancis dibatalkan atau ditunda. Gangguan setidaknya akan terjadi sepanjang akhir pekan," kata juru bicara SNCF.
Penyelidikan kriminal akan dibuka terkait serangan itu, tetapi belum ada teori awal mengenai siapa yang berada di baliknya. Penyelenggara Olimpiade telah lama mengkhawatirkan tindakan sabotase yang menargetkan pertandingan bernilai miliaran pound itu, dan operasi keamanan besar-besaran yang menghabiskan biaya 350 juta euro telah dilakukan di Paris untuk mencoba dan melawan ancaman.
Baca Juga: Jadwal Angkat Besi Olimpiade Paris 2024: Tiga Lifter Ditarget Emas
Pengerahan pasukan terbesar di masa damai dalam sejarah Prancis melibatkan sekitar 75.000 tentara, polisi, dan agen keamanan swasta. "Kami fokus dan kami siap," kata Jenderal Lionel Catar, salah satu perencana militer sebelum pembukaan acara utama.
Prioritasnya adalah melindungi sekitar 80.000 peserta saat mereka melaju menyusuri Sungai Seine dalam puluhan tongkang, di hadapan sekitar 350.000 penonton, dan pemirsa TV lebih dari satu miliar. Gerald Darmanin, Kementerian Dalam Negeri Prancis, mengatakan ancaman teroris masih tinggi dan tingkat kewaspadaan yang tinggi tetap penting.
Penyelidikan kriminal akan dibuka terkait serangan itu, tetapi belum ada teori awal mengenai siapa yang berada di baliknya. Penyelenggara Olimpiade telah lama mengkhawatirkan tindakan sabotase yang menargetkan pertandingan bernilai miliaran pound itu, dan operasi keamanan besar-besaran yang menghabiskan biaya 350 juta euro telah dilakukan di Paris untuk mencoba dan melawan ancaman.
Baca Juga: Jadwal Angkat Besi Olimpiade Paris 2024: Tiga Lifter Ditarget Emas
Pengerahan pasukan terbesar di masa damai dalam sejarah Prancis melibatkan sekitar 75.000 tentara, polisi, dan agen keamanan swasta. "Kami fokus dan kami siap," kata Jenderal Lionel Catar, salah satu perencana militer sebelum pembukaan acara utama.
Prioritasnya adalah melindungi sekitar 80.000 peserta saat mereka melaju menyusuri Sungai Seine dalam puluhan tongkang, di hadapan sekitar 350.000 penonton, dan pemirsa TV lebih dari satu miliar. Gerald Darmanin, Kementerian Dalam Negeri Prancis, mengatakan ancaman teroris masih tinggi dan tingkat kewaspadaan yang tinggi tetap penting.
(yov)
Lihat Juga :