Semprit FIM, Rossi Minta Aturan yang Jelas Soal 'Zona Hijau'

Senin, 24 Agustus 2020 - 20:04 WIB
loading...
Semprit FIM, Rossi Minta...
Valentino Rossi mendesak Federasi Motosport Internasional (FIM) untuk membuat aturan yang jelas menganai batas lintasan yang dilarang untuk pembalap / Foto: MotoGP
A A A
SPIELBERG - Valentino Rossi mendesak Federasi Motosport Internasional (FIM) untuk membuat aturan yang jelas menganai batas lintasan yang dilarang untuk pembalap. Ini berkaitan dengan kontroversial yang terjadi pada balapan seri kelima MotoGP di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu (23/8/2020).

Peristiwa yang mendapat perhatian dari Rossi mengenai ulah Pol Espargaro yang memacu kecepatan motornya pada tikungan terakhir hingga keluar batas lintasan. Drama pertarungan tiga pembalap, yakni Jack Miller (Pramac), Pol Espargaro (KTM), dan Miguel Oliveira, akhirnya dimenangkan Oliviera.

Oliviera memenangkan balapan setelah memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Miller dan Espargaro. Keduanya nyaris saling bersenggolan, bahkan Pol sampai keluar lintasan dan terus memacu kecepatan pada sisi hijau di luar lintasan karena insiden tersebut.

Inilah yang dikritik Rossi. Menurutnya, FIM harus jelas dalam membuat aturan mengenai 'zona hijau' di lintasan balapan MotoGP. Karena tidak ada sanksi yang diberikan pada pembalap KTM tersebut. (Baca juga: Hasil GP Styria dan Klasemen MotoGP 2020 )

Pol bukan satu-satunya pembalap yang nyaris mengamankan kemenangan kontroversial di Sirkuit Red Bull Ring. Di kelas Moto2, Marco Bezzecchi justru punya nasib yang terbilang mujur. Sebab, dia berhasil melewati zona hijau dengan motornya dan finis pertama saat bertarung melawan Jorge Martin. (Baca juga: Level MotoGP Jeblok, Benarkah? )

"Banyak diskusi karena situasi di luar kendali. Dari sudut pandang saya, Anda seharusnya tidak berada di 'zona hijau', selamanya. Tapi sekarang semua pembalap tahu bahwa mereka bisa mengambil strip hijau tiga atau empat kali selama balapan," tutur Rossi dikutip dari Corsedimoto, Senin (24/8).

"Sebagai pembalap, Anda mencoba memanfaatkan aturan ini semaksimal mungkin. Karena itu, menurut saya, kami harus mengatakan setiap kali Anda melintasi zona hijau, Anda harus melepaskan posisi atau membuang waktu. Tidak ada yang harus menggunakannya, dari awal hingga akhir. Bagi saya ini adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah ini."

Dalam beberapa pekan terakhir, Freddie Spencer dan Panel FIM MotoGP telah menjadi sorotan. Keputusan dianggap terlambat dan tidak memihak, Carmelo Ezpeleta sebagai CEO Dorna Sports selaku otoritas tertinggi di Kejuaraan dunia balap motor tidak ingin mengintervensi badan independen Dorna. "Terkadang mereka melakukan sesuatu, kadang tidak. Saya tahu pekerjaan mereka tidak mudah, bahkan di kelas Moto2 dan Moto3. Tapi saya pikir kami harus menaikkan level," pungkas Rossi.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Indonesia Siap Gelar...
Indonesia Siap Gelar MotoGP Mandalika 2026
Sambut Ultah Amerika...
Sambut Ultah Amerika Serikat, Aprilia Meluncurkan X 250TH
Resmi! Kontrak 1 Musim...
Resmi! Kontrak 1 Musim Penuh, Logo FIFASTRA Mejeng di Motor dan Wearpack Pembalap Honda
Special Bola
Belanda dan Jepang Tersingkir,...
Bola Dunia
Belanda dan Jepang Tersingkir, Riwayat Prediksi Juara Tak Pernah Meleset Ekonom Jerman Resmi Berakhir
Daftar 4 Negara Lolos...
Bola Dunia
Daftar 4 Negara Lolos 16 besar Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Jaga Gengsi Grup C!
Persija Jakarta Ikat...
Liga Indonesia
Persija Jakarta Ikat Dia Syayid Dua Musim Lagi, Siap Bayar Kepercayaan Lini Belakang Macan Kemayoran
Rekomendasi
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Berita Terkini
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Maroko Ciptakan Sejarah...
Maroko Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Menit ke-95! Martinelli...
Menit ke-95! Martinelli Tulis Rekor Baru Piala Dunia
Infografis
Bos Meta Minta Maaf...
Bos Meta Minta Maaf ke Orangtua yang Anaknya Jadi Korban Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved