Hanya Virus Corona yang Bisa Hentikan Aksi Lionel Messi
Sabtu, 02 Mei 2020 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Dalam film dokumenternya, Henry mengatakan apa yang dilakukan Messi menentang logika. "Ada bola diagonal dan dia mengendalikannya di dadanya. Dia berlari dengan kecepatan penuh, maka pemain pertama pergi dan pemain kedua tepat di belakang. Jika dia mengambil langkah lain, pemain itu akan membersihkan bola."
Real Zaragoza : 21 Maret 2010
Banyak kalangan yang menyebut gol Messi ke Zaragoza ini menjadi penentu kariernya di Barcelona. Messi ketika memperlihatkan kelasnya sebagai pemain licin. Setelah gagal menembus pertahanan dari sisi kiri Zaragoza, Messi tiba-tiba sudah ada di dalam kotak penalti. Dengan tandukan kepalanya setelah meneruskan umpan lambung Pedro.
Real Madrid : 27 April 2011
Pada puncak persaingan Clasico antara dua pelatih Pep Guardiola dan Jose Mourinho, kedua tim bertemu empat kali dalam tiga kompetisi berbeda dalam waktu kurang dari sebulan. Pertemuan liga berakhir imbang dan Madrid memenangkan final Copa del Rey. Namun Barca menang di semifinal Liga Champions dengan kemenangan agregat 3-1. Leg pertama di Santiago Bernabeu, Messi menjadi petaka buat Madrid setelah menerobos dari lini tengah. Empat dikelabui Messi sebelum akhirnya Iker Casillas dibuat tak berdaya.
Athletic Bilbao : 27 April 2013
Barca akan mendapatkan kembali gelar LaLiga dari Real Madrid, namun pasukan Blaugrana masih dihinggapi kekecewaan setelah kandas di semifinal Liga Champions usai ditumbangkan Bayern Muenchen. Messi memperlihatkan mentalitasnya sebagai pejuang. Ia berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Gol yang dibuatnya ini terbilang luar biasa setelah seorang diri Messi memporakporandakan pertahanan Bilbao.
Bayern Muenchen : 6 Mei 2015
Messi membuat gol penting di leg pertama semifinal Liga Champions saat tampil di kandang sendiri, Camp Nou. Walau Muenchen mampu menahan semua gempuran Messi Cs, namun akhirnya gawang Manuel Neuer akhirnya koyak juga dengan bola chip Messi.
Real Zaragoza : 21 Maret 2010
Banyak kalangan yang menyebut gol Messi ke Zaragoza ini menjadi penentu kariernya di Barcelona. Messi ketika memperlihatkan kelasnya sebagai pemain licin. Setelah gagal menembus pertahanan dari sisi kiri Zaragoza, Messi tiba-tiba sudah ada di dalam kotak penalti. Dengan tandukan kepalanya setelah meneruskan umpan lambung Pedro.
Real Madrid : 27 April 2011
Pada puncak persaingan Clasico antara dua pelatih Pep Guardiola dan Jose Mourinho, kedua tim bertemu empat kali dalam tiga kompetisi berbeda dalam waktu kurang dari sebulan. Pertemuan liga berakhir imbang dan Madrid memenangkan final Copa del Rey. Namun Barca menang di semifinal Liga Champions dengan kemenangan agregat 3-1. Leg pertama di Santiago Bernabeu, Messi menjadi petaka buat Madrid setelah menerobos dari lini tengah. Empat dikelabui Messi sebelum akhirnya Iker Casillas dibuat tak berdaya.
Athletic Bilbao : 27 April 2013
Barca akan mendapatkan kembali gelar LaLiga dari Real Madrid, namun pasukan Blaugrana masih dihinggapi kekecewaan setelah kandas di semifinal Liga Champions usai ditumbangkan Bayern Muenchen. Messi memperlihatkan mentalitasnya sebagai pejuang. Ia berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Gol yang dibuatnya ini terbilang luar biasa setelah seorang diri Messi memporakporandakan pertahanan Bilbao.
Bayern Muenchen : 6 Mei 2015
Messi membuat gol penting di leg pertama semifinal Liga Champions saat tampil di kandang sendiri, Camp Nou. Walau Muenchen mampu menahan semua gempuran Messi Cs, namun akhirnya gawang Manuel Neuer akhirnya koyak juga dengan bola chip Messi.
Lihat Juga :