Emas Angkat Besi dan Panjat Tebing Selamatkan Indonesia di Olimpiade Paris 2024
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
Prestasi lifter asal Serang, Banten, itu melewati Susy Susanti yang meraih emas Olimpiade Barcelona 1992 dalam usia 21 tahun 5 bulan. Rizki menjadi aset terbaik angkat besi dan Indonesia di masa depan untuk tetap bisa menjaga tradisi emas di Olimpiade.
Prestasi angkat besi di Olimpiade sebelumnya dimulai dari Olimpiade Sydney 2000 yang membawa pulang 3 medali. Raema Lisa Rumbewas meraih perak kelas 48 kg dan dua perunggu disumbangkan Sri Indriyani dan Winarni binti Slamet.
Baca Juga: Borong 2 Emas Olimpiade Paris 2024, Indonesia Samai Olimpiade Barcelona 1992
Empat tahun kemudian di Olimpiade Athena 2004, Lisa Rumbewas meraih perak angkat besi. Pada Olimpiade Beijing 2008, angkat besi menyumbangkan tiga perunggu melalui Eko Yuli Irawan, Triyatno, dan Lisa Rumbewas.
Angkat besi kembali menyelamatkan wajah Indonesia setelah lifternya menyabet dua perak dan satu perunggu. Perak disumbangkan Eko dan Citra Febrianti. Pada Olimpiade Rio 2016, angkat besi menyumbangkan dua perak dari Eko dan Sri Wahyuni.
Eko Yuli kembali mempersembahkan medali perak di Olimpiade Tokyo 2020. Angkat besi juga menambah perunggu melaluiWindy Cantika Aisah dan Rahmat Erwin Abdullah. Di Olimpiade Paris 2024, sejarah itu tertulis di tinta emas melalui angkatan Rizki Juniansyah yang meraih emas d kelas 73 kg.
Prestasi angkat besi di Olimpiade sebelumnya dimulai dari Olimpiade Sydney 2000 yang membawa pulang 3 medali. Raema Lisa Rumbewas meraih perak kelas 48 kg dan dua perunggu disumbangkan Sri Indriyani dan Winarni binti Slamet.
Baca Juga: Borong 2 Emas Olimpiade Paris 2024, Indonesia Samai Olimpiade Barcelona 1992
Empat tahun kemudian di Olimpiade Athena 2004, Lisa Rumbewas meraih perak angkat besi. Pada Olimpiade Beijing 2008, angkat besi menyumbangkan tiga perunggu melalui Eko Yuli Irawan, Triyatno, dan Lisa Rumbewas.
Angkat besi kembali menyelamatkan wajah Indonesia setelah lifternya menyabet dua perak dan satu perunggu. Perak disumbangkan Eko dan Citra Febrianti. Pada Olimpiade Rio 2016, angkat besi menyumbangkan dua perak dari Eko dan Sri Wahyuni.
Eko Yuli kembali mempersembahkan medali perak di Olimpiade Tokyo 2020. Angkat besi juga menambah perunggu melaluiWindy Cantika Aisah dan Rahmat Erwin Abdullah. Di Olimpiade Paris 2024, sejarah itu tertulis di tinta emas melalui angkatan Rizki Juniansyah yang meraih emas d kelas 73 kg.
(aww)
Lihat Juga :