Kisah Kiyoshi Tanabe: Petinju Jepang Pertama Peraih Medali Olimpiade dan Tragedi Kebutaan
Senin, 12 Agustus 2024 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Pertarungan balasan dengan Accavallo, kali ini dengan mempertaruhkan gelar, dijadwalkan pada tanggal 15 Juli di Buenos Aires. Kemenangan atas Accavallo menjadikan Tanabe sebagai favorit besar untuk pertarungan balasan, tetapi sebaliknya dunia Tanabe runtuh.
Saat berlatih untuk pertarungan kedua dengan Accavallo, dia menderita ablasi retina di mata kanannya. Saat itu ablasi retina berarti akhir kariernya dan tempat Tanabe melawan Accavallo diambil alih oleh Hiroyuki Ebihara yang mengalahkan Accavallo pada bulan Agustus 1967 untuk memenangkan gelar WBA.
Penderitaan Tanabe bertambah, kondisi mata kanannya memburuk dan hanya dua tahun setelah pensiun pada usia 26 tahun, dia mengalami kebutaan mata kanannya. Sulit untuk mengatakan seberapa jauh Tanabe bisa melangkah karena memiliki banyak potensi yang membuatnya unggul.
Dia memiliki kecepatan tangan yang hebat saat berpindah dengan mudah ke kepala dan tubuh, akurasi yang luar biasa, gerak kaki yang sangat baik, dan mampu bertinju dengan nyaman dari jarak jauh maupun dalam.
Tingkat kerja keras yang dia tunjukkan saat melawan Accavallo terkadang hampir membuat sang juara kewalahan, tetapi dia tidak ditakdirkan untuk mencapai kehebatan dan ketenaran.
Lahir: 10 Oktober 1940
Rekor: 22 pertarungan, 21 Menang (5 KO/TKO), 0 Kalah, 1 Seri
Divisi: Kelas Terbang
Sikap: Ortodoks
Gelar: Juara kelas terbang Jepang
Saat berlatih untuk pertarungan kedua dengan Accavallo, dia menderita ablasi retina di mata kanannya. Saat itu ablasi retina berarti akhir kariernya dan tempat Tanabe melawan Accavallo diambil alih oleh Hiroyuki Ebihara yang mengalahkan Accavallo pada bulan Agustus 1967 untuk memenangkan gelar WBA.
Penderitaan Tanabe bertambah, kondisi mata kanannya memburuk dan hanya dua tahun setelah pensiun pada usia 26 tahun, dia mengalami kebutaan mata kanannya. Sulit untuk mengatakan seberapa jauh Tanabe bisa melangkah karena memiliki banyak potensi yang membuatnya unggul.
Dia memiliki kecepatan tangan yang hebat saat berpindah dengan mudah ke kepala dan tubuh, akurasi yang luar biasa, gerak kaki yang sangat baik, dan mampu bertinju dengan nyaman dari jarak jauh maupun dalam.
Tingkat kerja keras yang dia tunjukkan saat melawan Accavallo terkadang hampir membuat sang juara kewalahan, tetapi dia tidak ditakdirkan untuk mencapai kehebatan dan ketenaran.
Biodata
Nama: Kiyoshi TanabeLahir: 10 Oktober 1940
Rekor: 22 pertarungan, 21 Menang (5 KO/TKO), 0 Kalah, 1 Seri
Divisi: Kelas Terbang
Sikap: Ortodoks
Gelar: Juara kelas terbang Jepang
(wib)
Lihat Juga :