Kisah Conor McGregor Utang Rp1,2 Juta untuk Beli Peralatan Tukang Ledeng
Jum'at, 30 Agustus 2024 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Bra sendiri adalah seorang tukang ledeng dan memberi McGregor remaja €70 (£60) untuk mendapatkan beberapa peralatan dengan janji akan dibayar kembali.
Namun, sang multijutawan masa depan ini tidak pernah melunasi utangnya.
Bra bercerita kepada SunSport dari sasana Crumlin yang terkenal itu: "Saya adalah seorang tukang ledeng sepanjang hidup saya, sudah pensiun sekarang, tetapi Conor ingin menjadi tukang ledeng, jadi ketika dia memulai, dia berusia 16 tahun, saya berkata saya akan memberinya peralatannya. Saya mengenal seorang teman yang bekerja di bidang perdagangan yang bisa mendapatkan peralatan dengan harga murah,"cerita Bra bmengenang masa lalu.
"Saya berkata, saya akan membelikannya peralatan dan dia bisa membayar saya setiap minggu karena dia pernah bekerja di klub. Saya berkata, 'Anda mendapatkannya? Dia berkata, 'Ya, saya akan membayarnya kembali. Namun, ia tidak pernah melakukannya."
McGregor kemudian menjadi ikon UFC, memenangkan gelar di dua divisi pada puncak kebangkitannya.
Pada tahun 2017, ia beralih ke ring tinju untuk pertarungan yang menguntungkan melawan petinju hebat Amerika Serikat, Floyd Mayweather, dan kalah di ronde kesepuluh.
McGregor menyesal tidak bereuni dengan tim tinju yang pertama kali mengasah kemampuannya. Jadi setelah kekalahan dari Mayweather, superstar UFC ini kembali ke Crumlin untuk berlatih bersama Sutcliffe dan Bra.
Namun, sang multijutawan masa depan ini tidak pernah melunasi utangnya.
Bra bercerita kepada SunSport dari sasana Crumlin yang terkenal itu: "Saya adalah seorang tukang ledeng sepanjang hidup saya, sudah pensiun sekarang, tetapi Conor ingin menjadi tukang ledeng, jadi ketika dia memulai, dia berusia 16 tahun, saya berkata saya akan memberinya peralatannya. Saya mengenal seorang teman yang bekerja di bidang perdagangan yang bisa mendapatkan peralatan dengan harga murah,"cerita Bra bmengenang masa lalu.
"Saya berkata, saya akan membelikannya peralatan dan dia bisa membayar saya setiap minggu karena dia pernah bekerja di klub. Saya berkata, 'Anda mendapatkannya? Dia berkata, 'Ya, saya akan membayarnya kembali. Namun, ia tidak pernah melakukannya."
McGregor kemudian menjadi ikon UFC, memenangkan gelar di dua divisi pada puncak kebangkitannya.
Pada tahun 2017, ia beralih ke ring tinju untuk pertarungan yang menguntungkan melawan petinju hebat Amerika Serikat, Floyd Mayweather, dan kalah di ronde kesepuluh.
McGregor menyesal tidak bereuni dengan tim tinju yang pertama kali mengasah kemampuannya. Jadi setelah kekalahan dari Mayweather, superstar UFC ini kembali ke Crumlin untuk berlatih bersama Sutcliffe dan Bra.
Lihat Juga :