Errol Spence Bangkitlah, Mike Tyson: Langit adalah Batasnya, Kawan!
Rabu, 25 September 2024 - 09:09 WIB
loading...
Errol Spence Bangkitlah, Mike Tyson: Langit adalah Batasnya, Kawan!/Sportskeeda/X
A
A
A
Mike Tyson membangkitkan semangat untuk bangkit dari kekalahannya saat melawan Terence Crawford dengan kembali naik ring. Petinju asal Texas, Spence, 34 tahun, belum juga kembali beraksi setelah kekalahan TKO ronde kesembilan dari Terence Crawford di T-Mobile Arena, Las Vegas, Juli tahun lalu.
Spence menderita tiga knockdown dan menerima pukulan brutal dan berkepanjangan dalam pertarungan tersebut, yang oleh sebagian besar orang dianggap sebagai laga yang berakhir 50-50. Kemenangan tersebut menjadikan Crawford sebagai juara kelas welter pertama yang tak terbantahkan di era empat sabuk.
Baca Juga: Anthony Joshua Menjadi Avatar yang Malang di Era Kelas Beratnya
Tyson, mantan juara kelas berat yang tak terbantahkan, mengatakan bahwa kemampuan untuk bangkit dari kekalahan membuat seseorang menjadi petarung yang hebat. ''Langit adalah batasnya, kawan. Itu tidak berarti apa-apa,” kata Tyson dalam podcast Come And Talk To Me. “Kekalahan dari seseorang seperti itu tidak berarti apa-apa. Dia masih bisa menghasilkan banyak uang jika dia kembali.”
Pembicaraan mengenai kemungkinan pertandingan ulang antara Crawford dan Spence dimulai, namun pertandingan yang berpotensi mempertemukan dua petinju seberat 154 pon itu gagal setelah operasi katarak pada mata kanan Spence. Pertandingan ulang yang gagal terwujud memaksa Crawford untuk naik ke kelas menengah junior, di mana ia menantang dan mengalahkan petinju Uzbekistan, Israil Madrimov, dan dalam prosesnya ia berhasil merebut gelar WBA.
Spence menderita tiga knockdown dan menerima pukulan brutal dan berkepanjangan dalam pertarungan tersebut, yang oleh sebagian besar orang dianggap sebagai laga yang berakhir 50-50. Kemenangan tersebut menjadikan Crawford sebagai juara kelas welter pertama yang tak terbantahkan di era empat sabuk.
Baca Juga: Anthony Joshua Menjadi Avatar yang Malang di Era Kelas Beratnya
Tyson, mantan juara kelas berat yang tak terbantahkan, mengatakan bahwa kemampuan untuk bangkit dari kekalahan membuat seseorang menjadi petarung yang hebat. ''Langit adalah batasnya, kawan. Itu tidak berarti apa-apa,” kata Tyson dalam podcast Come And Talk To Me. “Kekalahan dari seseorang seperti itu tidak berarti apa-apa. Dia masih bisa menghasilkan banyak uang jika dia kembali.”
Pembicaraan mengenai kemungkinan pertandingan ulang antara Crawford dan Spence dimulai, namun pertandingan yang berpotensi mempertemukan dua petinju seberat 154 pon itu gagal setelah operasi katarak pada mata kanan Spence. Pertandingan ulang yang gagal terwujud memaksa Crawford untuk naik ke kelas menengah junior, di mana ia menantang dan mengalahkan petinju Uzbekistan, Israil Madrimov, dan dalam prosesnya ia berhasil merebut gelar WBA.
Lihat Juga :