Kemenangan Daniel Dubois Rusak Hegemoni 4 Raksasa, Era Baru Tinju Kelas Berat
Rabu, 25 September 2024 - 12:21 WIB
loading...
Kemenangan Daniel Dubois Rusak Hegemoni 4 Raksasa, Era Baru Tinju Kelas Berat/BBC/Sky Sports
A
A
A
Kemenangan Daniel Dubois menandai era baru tinju kelas berat yang selama ini dikuasai empat raksasa kelas berat Anthony Joshua, Tyson Fury, Deontay Wilder dan Oleksandr Usyk. Kemenangan ini tidak hanya menandai babak baru bagi para petinju, apa pun jalur mereka, namun juga bagi era kelas berat ini.
Di antara mereka, empat besar generasi ini, Oleksandr Usyk, Tyson Fury, Anthony Joshua dan Deontay Wilder hanya memiliki beberapa pertarungan yang tersisa di antara mereka, dan tiba-tiba promosi ini menjadi ajang nostalgia - tentu saja untuk Joshua-Wilder - dan juga menentukan siapa yang terbaik, dalam kasus Usyk dan Fury.
Dan kini giliran Daniel Dubois yang memimpin generasi baru ini.
Baca Juga: Pergantian Pelatih Jadi Bumerang buat Anthony Joshua
Setelah menjadi petinju profesional di usia muda, dengan karier amatir yang relatif singkat, ia telah bertinju hanya 90 ronde menjelang pertarungan hari Sabtu. Ia tidak hanya memiliki waktu yang cukup lama, namun juga jarak tempuh yang rendah.
Ia juga telah belajar banyak, terutama dari kekalahan dan akibat kekalahannya dari Joe Joyce dan Usyk. Semua itu membuatnya menjadi petarung yang jauh lebih matang dibandingkan dengan dua kali knock out dan rekor KO yang gemerlap.
Di antara mereka, empat besar generasi ini, Oleksandr Usyk, Tyson Fury, Anthony Joshua dan Deontay Wilder hanya memiliki beberapa pertarungan yang tersisa di antara mereka, dan tiba-tiba promosi ini menjadi ajang nostalgia - tentu saja untuk Joshua-Wilder - dan juga menentukan siapa yang terbaik, dalam kasus Usyk dan Fury.
Dan kini giliran Daniel Dubois yang memimpin generasi baru ini.
Baca Juga: Pergantian Pelatih Jadi Bumerang buat Anthony Joshua
Setelah menjadi petinju profesional di usia muda, dengan karier amatir yang relatif singkat, ia telah bertinju hanya 90 ronde menjelang pertarungan hari Sabtu. Ia tidak hanya memiliki waktu yang cukup lama, namun juga jarak tempuh yang rendah.
Ia juga telah belajar banyak, terutama dari kekalahan dan akibat kekalahannya dari Joe Joyce dan Usyk. Semua itu membuatnya menjadi petarung yang jauh lebih matang dibandingkan dengan dua kali knock out dan rekor KO yang gemerlap.
Lihat Juga :