Mampukah Jaron Ennis Kalahkan Bakhram Murtazaliev di Kelas 69,8 Kg?
Senin, 11 November 2024 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Dapatkah Ennis mengatasi kekuatan Murtazaliev? Murtazaliev (23-0, 17 KO) mungkin merupakan pemukul terbesar di kelas 69,8 kg, dan ia akan menjadi ujian besar bagi Ennis jika ia naik ke perebutan sabuk IBF. Ini akan menjadi pertarungan Boots Ennis harus lebih kuat dalam bertahan, karena ia tidak dapat mengandalkan dagunya untuk menerima serangan seperti yang dilakukan Murtazaliev.
Ennis menerima banyak pukulan keras dan bersih dari Chukhadzhian pada Sabtu malam lalu, Boots dan promotornya, Eddie Hearn, berbicara mengenai keinginannya untuk menghadapi juara interim kelas menengah junior WBC, Vergil Ortiz Jr, berikutnya dalam acara Riyadh Season, jika ada tawaran yang tepat. Namun, akan lebih berarti jika Ennis memilih untuk bertarung demi sabuk penuh melawan Raja kelas 69,8 kg, Murtazaliev, daripada memperebutkan gelar interim melawan petarung yang baru saja meraih kemenangan angka mutlak 12 ronde atas Serhii Bohachuk pada 10 Agustus lalu.
Alasan Boots Juara kelas welter IBF, Ennis (33-0, 29 KO), menyalahkan masalah yang dialaminya dalam pertarungan melawan Chukhadzhian karena tiga alasan: Kurang kerasnya pukulannya: Dalam wawancara setelah pertarungan, Ennis mengatakan bahwa ia tidak memiliki “kekuatan” dalam pukulannya saat melawan Karen, dan ia merasa hal itu akan berbeda jika ia naik ke kelas 69,8 kg.
Baca Juga: Hasil Tinju Dunia: Jaron Ennis Kalahkan Karen Chukhadzhian dalam Duel Sulit Dilupakan
Ennis yang berusia 27 tahun ini mengatakan bahwa dirinya semakin tua, dan ia melihat hal itu sebagai alasan mengapa ia tak dapat menghadapi kemampuan Chukhadzhian yang lebih unggul. Ennis nampak tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapi petarung Ukraina itu, yang memiliki kemampuan yang tidak dimilikinya. Ennis tidak pernah mempelajari hal-hal yang ditunjukkan Chukhadzhian dalam laga tersebut. Oleh karena itu, ia seperti di sekolahkan, dan ia menang hanya karena tingkat aktivitasnya. Tidak termotivasi: Ennis menyebut Chukhadzhian sebagai petarung “papan bawah” dalam konferensi pers setelah laga.
Ennis menerima banyak pukulan keras dan bersih dari Chukhadzhian pada Sabtu malam lalu, Boots dan promotornya, Eddie Hearn, berbicara mengenai keinginannya untuk menghadapi juara interim kelas menengah junior WBC, Vergil Ortiz Jr, berikutnya dalam acara Riyadh Season, jika ada tawaran yang tepat. Namun, akan lebih berarti jika Ennis memilih untuk bertarung demi sabuk penuh melawan Raja kelas 69,8 kg, Murtazaliev, daripada memperebutkan gelar interim melawan petarung yang baru saja meraih kemenangan angka mutlak 12 ronde atas Serhii Bohachuk pada 10 Agustus lalu.
Alasan Boots Juara kelas welter IBF, Ennis (33-0, 29 KO), menyalahkan masalah yang dialaminya dalam pertarungan melawan Chukhadzhian karena tiga alasan: Kurang kerasnya pukulannya: Dalam wawancara setelah pertarungan, Ennis mengatakan bahwa ia tidak memiliki “kekuatan” dalam pukulannya saat melawan Karen, dan ia merasa hal itu akan berbeda jika ia naik ke kelas 69,8 kg.
Baca Juga: Hasil Tinju Dunia: Jaron Ennis Kalahkan Karen Chukhadzhian dalam Duel Sulit Dilupakan
Ennis yang berusia 27 tahun ini mengatakan bahwa dirinya semakin tua, dan ia melihat hal itu sebagai alasan mengapa ia tak dapat menghadapi kemampuan Chukhadzhian yang lebih unggul. Ennis nampak tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapi petarung Ukraina itu, yang memiliki kemampuan yang tidak dimilikinya. Ennis tidak pernah mempelajari hal-hal yang ditunjukkan Chukhadzhian dalam laga tersebut. Oleh karena itu, ia seperti di sekolahkan, dan ia menang hanya karena tingkat aktivitasnya. Tidak termotivasi: Ennis menyebut Chukhadzhian sebagai petarung “papan bawah” dalam konferensi pers setelah laga.
Lihat Juga :