AS Terbuka Tidak Akan Mudah untuk Djokovic
Senin, 31 Agustus 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Petenis berjuluk Djoker itu berharap bisa melanjutkan konsistensinya di AS Terbuka. Djokovic menargetkan merebut gelar keempat di grand slam tersebut. Dia menyatakan akan langsung tampil agresif sejak babak pertama menghadapi petenis berperingkat 107 dunia asal Bosnia dan Herzegovina Damir Dzumhur di Arthur Ashe Stadium, Senin (31/8) malam waktu setempat.
Terakhir kali petenis selain Djokovic , Nadal, dan Federer memenangkannya, gelar tunggal putra grand slam diraih petenis Swiss Stan Wawrinka yang menjadi juara pada musim 2016. Meski Djokovic tetap diunggulkan, tapi kesempatan mendapatkan juara baru bisa saja terjadi pada tahun ini.
Beberapa petenis muda, seperti unggulan kedua asal Austria Dominic Thiem, runner-up AS Terbuka 2019 dan unggulan ketiga Daniil Medvedev dari Rusia, unggulan keempat berkebangsaan Yunani Stefanos Tsitsipas, dan unggulan kelima dari Jerman Alexander Zverev menjadi paling berpeluang menghentikan dominasi Djokovic di Flushing Meadows. (Lihat videonya: Polsek Ciracas Dibakar Gerombolan Orang Tak Dikenal)
Bahkan, mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray juga memiliki kesempatan merusak persaingan tersebut. Namun, Murray menyadari untuk bermain di turnamen sekelas grand slam pasti bakal lebih sulit, mengingat dirinya baru sembuh dari cedera pinggul yang dideritanya beberapa tahun terakhir.
“Perjalanan panjang untuk kembali ke titik ini. Terakhir kali itu (bermain) terjadi di Prancis Terbuka 2017. Itu sudah lama sekali. Saya telah bermain beberapa kali sejak saat itu, tetapi itu bukan yang sebenarnya,” ungkap Murray yang akan menghadapi petenis Jepang Yoshihito Nishioka di babak pertama AS Terbuka 2020. (Raikhul Amar)
Terakhir kali petenis selain Djokovic , Nadal, dan Federer memenangkannya, gelar tunggal putra grand slam diraih petenis Swiss Stan Wawrinka yang menjadi juara pada musim 2016. Meski Djokovic tetap diunggulkan, tapi kesempatan mendapatkan juara baru bisa saja terjadi pada tahun ini.
Beberapa petenis muda, seperti unggulan kedua asal Austria Dominic Thiem, runner-up AS Terbuka 2019 dan unggulan ketiga Daniil Medvedev dari Rusia, unggulan keempat berkebangsaan Yunani Stefanos Tsitsipas, dan unggulan kelima dari Jerman Alexander Zverev menjadi paling berpeluang menghentikan dominasi Djokovic di Flushing Meadows. (Lihat videonya: Polsek Ciracas Dibakar Gerombolan Orang Tak Dikenal)
Bahkan, mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray juga memiliki kesempatan merusak persaingan tersebut. Namun, Murray menyadari untuk bermain di turnamen sekelas grand slam pasti bakal lebih sulit, mengingat dirinya baru sembuh dari cedera pinggul yang dideritanya beberapa tahun terakhir.
“Perjalanan panjang untuk kembali ke titik ini. Terakhir kali itu (bermain) terjadi di Prancis Terbuka 2017. Itu sudah lama sekali. Saya telah bermain beberapa kali sejak saat itu, tetapi itu bukan yang sebenarnya,” ungkap Murray yang akan menghadapi petenis Jepang Yoshihito Nishioka di babak pertama AS Terbuka 2020. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :