Persija Rayakan Ulang Tahun ke-96, Berencana Punya Stadion Sendiri di Usia 1 Abad
Jum'at, 29 November 2024 - 15:29 WIB
loading...
Persija Rayakan Ulang Tahun ke-96, Berencana Punya Stadion Sendiri di Usia 1 Abad
A
A
A
Persija Jakarta merayakan hari ulang tahunnya yang ke-96 di salah satu tempat makan di daerah Jakarta, Kamis (28/11/2024). Acara tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri para mantan legenda Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta.
Selain itu, turut hadir empat pemain Persija Jakarta yakni Rizky Ridho, Andritany Ardhiyasa, Riko Simanjuntak, dan Zahaby Gholy. Selain itu, turut hadir juga pelatih Carlos Pena beserta asistennya, dan para The Jakmania.
Dalam sambutannya, Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca menyampaikan bahwa Persija Jakarta bukanlah sekadar klub sepak bola. Menurutnya, Macan Kemayoran adalah sebuah simbol dari pergerakan, persatuan, dan perjuangan khususnya dari masyarakat Jakarta.
“Persija berdiri dan mengawali kiprahnya pada tahun 1928 sebagai sebuah simbol dari pergerakan, persatuan, dan perjuangan. Seiring berkembangnya zaman, walau dalam konteks yang tentu saja berbeda, namun api semangat tersebut terus menyala hingga sekarang,” kata Prapanca di acara HUT Persija ke-96, Kamis (28/11/2024).
Merefleksikan 96 tahun berdirinya Persija Jakarta, Prapanca sadar betul bahwa ini bukanlah waktu yang sebentar. Banyak rintangan yang dihadapi Macan Kemayoran hingga saat ini.
“96 tahun tentu bukan waktu yang sebentar. Banyak halangan dan rintangan yang telah Persija hadapi dan taklukkan, hingga sampai di titik di mana Persija berdiri saat ini,” tutur dia.
Prapanca menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pemain serta pengurus Persija Jakarta di masa lalu. Sebab, tanpa kerja keras yang selama ini dilakukan, Macan Kemayoran tidak akan menjadi besar seperti sekarang. Meski begitu, Prapanca menekankan bahwa perjalanan Persija Jakarta tidak akan berhenti sampai disini.
Selain itu, turut hadir empat pemain Persija Jakarta yakni Rizky Ridho, Andritany Ardhiyasa, Riko Simanjuntak, dan Zahaby Gholy. Selain itu, turut hadir juga pelatih Carlos Pena beserta asistennya, dan para The Jakmania.
Dalam sambutannya, Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca menyampaikan bahwa Persija Jakarta bukanlah sekadar klub sepak bola. Menurutnya, Macan Kemayoran adalah sebuah simbol dari pergerakan, persatuan, dan perjuangan khususnya dari masyarakat Jakarta.
“Persija berdiri dan mengawali kiprahnya pada tahun 1928 sebagai sebuah simbol dari pergerakan, persatuan, dan perjuangan. Seiring berkembangnya zaman, walau dalam konteks yang tentu saja berbeda, namun api semangat tersebut terus menyala hingga sekarang,” kata Prapanca di acara HUT Persija ke-96, Kamis (28/11/2024).
Merefleksikan 96 tahun berdirinya Persija Jakarta, Prapanca sadar betul bahwa ini bukanlah waktu yang sebentar. Banyak rintangan yang dihadapi Macan Kemayoran hingga saat ini.
“96 tahun tentu bukan waktu yang sebentar. Banyak halangan dan rintangan yang telah Persija hadapi dan taklukkan, hingga sampai di titik di mana Persija berdiri saat ini,” tutur dia.
Prapanca menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pemain serta pengurus Persija Jakarta di masa lalu. Sebab, tanpa kerja keras yang selama ini dilakukan, Macan Kemayoran tidak akan menjadi besar seperti sekarang. Meski begitu, Prapanca menekankan bahwa perjalanan Persija Jakarta tidak akan berhenti sampai disini.
Lihat Juga :