Apakah Tanggal Kedaluwarsa Oscar Valdez Sudah Dekat?
Jum'at, 06 Desember 2024 - 10:32 WIB
loading...
A
A
A
Namun, setelah ia berada di sini, dengan belasan tahun pengalaman bertanding - lebih dari 220 ronde, termasuk beberapa perang berdarah - di belakangnya, apakah Valdez yang telah berusia satu dekade lebih tua ini memiliki apa yang dibutuhkan untuk mengeksekusi apa yang telah ia perjuangkan di masa mudanya?
Dalam episode “Top Stories” BoxingScene hari Senin di ProBox TV, analis Chris Algieri dan Paulie Malignaggi mendiskusikan masa depan Valdez yang tidak menentu, setelah pembawa acara Jimmy Smith mengibaratkan laga ini sebagai pertandingan WWE “Menang atau Pulang”.
“Hal itu mungkin berlaku, bukan?” tanya Algieri. “Dalam pertarungan pertama mereka, Navarrete menang dengan mudah. Itu adalah pukulan besar bagi Valdez, dengan para penggemar yang mengharapkan pertarungan habis-habisan antara Meksiko dan Meksiko. Ternyata tidak seperti itu.''
''Ia memiliki karier yang panjang antara amatir (sebagai atlet Olimpiade untuk Meksiko) dan profesional serta sejumlah laga berat yang telah ia jalani. Jika Valdez kalah dalam pertarungan lain, itu akan menjadi pukulan telak bagi dirinya dan kariernya yang luar biasa. Ia adalah komentator (televisi) yang tahu bahwa masih ada kehidupan setelah tinju, dan ia masih berusia (33), namun berdasarkan jarak tempuh, ia sudah tua.”
Valdez menanggapi kekalahan pertama Navarrete dengan mengatakan bahwa ia terlalu terobsesi untuk mendaratkan sebuah hook keras yang tidak pernah terwujud. ''Dia terlalu senang dengan satu pukulan,” kata mantan juara kelas welter, Malignaggi. “Valdez memiliki kemampuan yang cukup untuk memadukannya dan menciptakan masalah. Navarrete dapat dibuat bingung oleh taktiknya.”
Navarrete, 29 tahun, baru saja mengalami penampilan terburuknya, kalah angka pada 18 Mei dari petinju Ukraina, Denys Berinchyk, saat mereka bertarung untuk memperebutkan sabuk juara kelas ringan WBO yang masih lowong.
Dalam episode “Top Stories” BoxingScene hari Senin di ProBox TV, analis Chris Algieri dan Paulie Malignaggi mendiskusikan masa depan Valdez yang tidak menentu, setelah pembawa acara Jimmy Smith mengibaratkan laga ini sebagai pertandingan WWE “Menang atau Pulang”.
“Hal itu mungkin berlaku, bukan?” tanya Algieri. “Dalam pertarungan pertama mereka, Navarrete menang dengan mudah. Itu adalah pukulan besar bagi Valdez, dengan para penggemar yang mengharapkan pertarungan habis-habisan antara Meksiko dan Meksiko. Ternyata tidak seperti itu.''
''Ia memiliki karier yang panjang antara amatir (sebagai atlet Olimpiade untuk Meksiko) dan profesional serta sejumlah laga berat yang telah ia jalani. Jika Valdez kalah dalam pertarungan lain, itu akan menjadi pukulan telak bagi dirinya dan kariernya yang luar biasa. Ia adalah komentator (televisi) yang tahu bahwa masih ada kehidupan setelah tinju, dan ia masih berusia (33), namun berdasarkan jarak tempuh, ia sudah tua.”
Valdez menanggapi kekalahan pertama Navarrete dengan mengatakan bahwa ia terlalu terobsesi untuk mendaratkan sebuah hook keras yang tidak pernah terwujud. ''Dia terlalu senang dengan satu pukulan,” kata mantan juara kelas welter, Malignaggi. “Valdez memiliki kemampuan yang cukup untuk memadukannya dan menciptakan masalah. Navarrete dapat dibuat bingung oleh taktiknya.”
Navarrete, 29 tahun, baru saja mengalami penampilan terburuknya, kalah angka pada 18 Mei dari petinju Ukraina, Denys Berinchyk, saat mereka bertarung untuk memperebutkan sabuk juara kelas ringan WBO yang masih lowong.
Lihat Juga :