Ban Michelin Banyak Dikritik Pembalap MotoGP, Begini Pembelaan Taramasso
Selasa, 01 September 2020 - 23:02 WIB
loading...
A
A
A
"Pada 2016 Michelin kembali ke MotoGP. Ban telah berubah dan apa yang terjadi sekarang sepertinya sudah terjadi. Ada 9 pemenang berbeda musim itu, sekarang ada empat pembalap menjadi pemenang dari lima balapan pertama," tutur Manajer Motorsport Michelin, Piero Taramasso dikutip dari PaddockGP, Selasa (1/9/2020).
"Kami telah memperkenalkan ban baru, yang berperilaku berbeda dari yang sebelumnya, jadi setiap pembalap harus bekerja di setiap trek untuk menemukan set-up yang tepat dan siapa pun yang berhasil akan menang," tambah Taramasso.
"Kami beralih dari 9 pemenang pada 2016 menjadi 5 pada 2017 dan kemudian menjadi 3 pada 2018. Situasi telah stabil karena kami telah menggunakan ban yang sama selama 3 setengah tahun. Saya tidak terkejut bahwa beberapa pengendara sekarang merasa sedikit kesal. Anda harus bekerja di setiap trek, Anda tidak dapat menemukan pengaturan ajaib yang berfungsi di mana-mana. Setiap trek memiliki karakteristik yang berbeda, seperti konfigurasi dan level grip yang normal. Siapapun yang menemukan cara untuk membuat ban bekerja di setiap lintasan akan menjadi orang yang memenangkan kejuaraan," pungkas Taramasso.
"Kami telah memperkenalkan ban baru, yang berperilaku berbeda dari yang sebelumnya, jadi setiap pembalap harus bekerja di setiap trek untuk menemukan set-up yang tepat dan siapa pun yang berhasil akan menang," tambah Taramasso.
"Kami beralih dari 9 pemenang pada 2016 menjadi 5 pada 2017 dan kemudian menjadi 3 pada 2018. Situasi telah stabil karena kami telah menggunakan ban yang sama selama 3 setengah tahun. Saya tidak terkejut bahwa beberapa pengendara sekarang merasa sedikit kesal. Anda harus bekerja di setiap trek, Anda tidak dapat menemukan pengaturan ajaib yang berfungsi di mana-mana. Setiap trek memiliki karakteristik yang berbeda, seperti konfigurasi dan level grip yang normal. Siapapun yang menemukan cara untuk membuat ban bekerja di setiap lintasan akan menjadi orang yang memenangkan kejuaraan," pungkas Taramasso.
(sha)
Lihat Juga :