Geger Pengakuan Tyson Fury Ingin Pensiun Setelah Dikalahkan Oleksandr Usyk
Selasa, 17 Desember 2024 - 07:53 WIB
loading...
Geger Pengakuan Tyson Fury Ingin Pensiun Setelah Dikalahkan Oleksandr Usyk
A
A
A
Tyson Fury kembali membuat kejutan besar di dunia tinju. Hanya beberapa hari sebelum rematch melawan Oleksandr Usyk, sang petinju asal Inggris melontarkan pernyataan mengejutkan bahwa ia sempat ingin pensiun usai kekalahannya pada pertemuan pertama di bulan Mei.
Fury kalah angka dalam duel perebutan gelar juara dunia kelas berat tak terbantahkan melawan Usyk. Kritik tajam langsung menghujani kubunya, terutama terhadap strategi timnya dan saran yang diberikan di sela-sela ronde. Bahkan, sang ayah, John Fury, dikecam karena dianggap salah menilai jalannya pertarungan dengan mengatakan Fury "sedang unggul".
Meski demikian, The Gypsy King menepis anggapan bahwa kebingungan di sudut ring menjadi penyebab kekalahannya. Baginya, kritik yang datang dari luar adalah sumber kelelahan mental terbesar.
"Bukan soal bertarung, tapi semua masalah di luar ring" kata dia dalam wawancara terbarunya menjelang rematch yang akan digelar 21 Desember 2024, Fury mengaku hampir meninggalkan dunia tinju.
"Yang membuat saya ingin pensiun bukanlah pertarungan atau kamp latihan. Semua itu mudah. Tapi masalah yang muncul di luar ring—keributan dengan keluarga, perdebatan dengan tim, komentar orang-orang—kadang membuat ini tidak sepadan," ujar Fury.
Fury bahkan menyoroti banyaknya "ahli tinju" dadakan yang mengkritiknya. "Semua orang jadi manajer atau pelatih tinju ketika melihat satu pertandingan. Orang-orang yang tidak pernah bertarung seumur hidupnya tiba-tiba memberi tahu saya apa yang harus dilakukan. Opini-opini ini tidak ada artinya bagi saya," tegasnya.
Meski kalah pada duel pertama dan sempat nyaris tersungkur di ronde kesembilan, Fury tetap percaya diri menghadapi Usyk di rematch ini. Ia bersikeras bahwa dirinya tak perlu mengubah gaya bertarungnya.
Fury kalah angka dalam duel perebutan gelar juara dunia kelas berat tak terbantahkan melawan Usyk. Kritik tajam langsung menghujani kubunya, terutama terhadap strategi timnya dan saran yang diberikan di sela-sela ronde. Bahkan, sang ayah, John Fury, dikecam karena dianggap salah menilai jalannya pertarungan dengan mengatakan Fury "sedang unggul".
Meski demikian, The Gypsy King menepis anggapan bahwa kebingungan di sudut ring menjadi penyebab kekalahannya. Baginya, kritik yang datang dari luar adalah sumber kelelahan mental terbesar.
"Bukan soal bertarung, tapi semua masalah di luar ring" kata dia dalam wawancara terbarunya menjelang rematch yang akan digelar 21 Desember 2024, Fury mengaku hampir meninggalkan dunia tinju.
"Yang membuat saya ingin pensiun bukanlah pertarungan atau kamp latihan. Semua itu mudah. Tapi masalah yang muncul di luar ring—keributan dengan keluarga, perdebatan dengan tim, komentar orang-orang—kadang membuat ini tidak sepadan," ujar Fury.
Fury bahkan menyoroti banyaknya "ahli tinju" dadakan yang mengkritiknya. "Semua orang jadi manajer atau pelatih tinju ketika melihat satu pertandingan. Orang-orang yang tidak pernah bertarung seumur hidupnya tiba-tiba memberi tahu saya apa yang harus dilakukan. Opini-opini ini tidak ada artinya bagi saya," tegasnya.
Meski kalah pada duel pertama dan sempat nyaris tersungkur di ronde kesembilan, Fury tetap percaya diri menghadapi Usyk di rematch ini. Ia bersikeras bahwa dirinya tak perlu mengubah gaya bertarungnya.
Lihat Juga :