Timnas Australia Terancam Tanpa Bek Tangguh Hadapi Indonesia, Harry Souttar Cedera Parah
Senin, 30 Desember 2024 - 13:58 WIB
loading...
Bek jangkung Harry Souttar ketika mengawal Lionel Messi. Foto: The News Daily
A
A
A
Timnas Australia menghadapi situasi genting jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Indonesia. Bek jangkung andalan mereka, Harry Souttar , dipastikan absen akibat cedera serius yang dialaminya saat membela Sheffield United di divisi Championship Inggris.
Souttar mengalami ruptur tendon Achilles dalam pertandingan melawan Burnley, Kamis (26/12/2024), yang berakhir dengan kekalahan 0-2. Cedera ini diperkirakan membuatnya absen hingga 12 bulan, memaksa sang pemain kembali ke klub induknya, Leicester City, untuk menjalani rehabilitasi panjang.
Baca Juga: 4 Pemain Australia yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia
Melalui unggahan di Instagram, Souttar mengungkapkan rasa kecewanya. "Sayangnya, saya harus menepi cukup lama. Namun, saya berharap yang terbaik untuk Sheffield United dan rekan-rekan tim saya sepanjang musim ini," tulis pemain berusia 26 tahun tersebut.
Manajer Sheffield United, Chris Wilder, juga menyampaikan rasa kehilangan atas absennya Souttar. "Dia pemain luar biasa dengan kepribadian hebat. Kehilangannya adalah pukulan besar, tidak hanya untuk tim, tapi juga untuk dirinya sendiri. Dia benar-benar merasa hancur," ujar Wilder dalam wawancara dengan BBC Radio Sheffield.
Cedera Souttar menjadi pukulan besar kedua bagi lini belakang Timnas Australia. Sebelumnya, Alessandro Circati, bek tengah Parma, juga mengalami cedera ACL pada akhir September lalu, membuatnya absen hingga satu tahun.
Souttar mengalami ruptur tendon Achilles dalam pertandingan melawan Burnley, Kamis (26/12/2024), yang berakhir dengan kekalahan 0-2. Cedera ini diperkirakan membuatnya absen hingga 12 bulan, memaksa sang pemain kembali ke klub induknya, Leicester City, untuk menjalani rehabilitasi panjang.
Baca Juga: 4 Pemain Australia yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia
Melalui unggahan di Instagram, Souttar mengungkapkan rasa kecewanya. "Sayangnya, saya harus menepi cukup lama. Namun, saya berharap yang terbaik untuk Sheffield United dan rekan-rekan tim saya sepanjang musim ini," tulis pemain berusia 26 tahun tersebut.
Manajer Sheffield United, Chris Wilder, juga menyampaikan rasa kehilangan atas absennya Souttar. "Dia pemain luar biasa dengan kepribadian hebat. Kehilangannya adalah pukulan besar, tidak hanya untuk tim, tapi juga untuk dirinya sendiri. Dia benar-benar merasa hancur," ujar Wilder dalam wawancara dengan BBC Radio Sheffield.
Cedera Souttar menjadi pukulan besar kedua bagi lini belakang Timnas Australia. Sebelumnya, Alessandro Circati, bek tengah Parma, juga mengalami cedera ACL pada akhir September lalu, membuatnya absen hingga satu tahun.
Lihat Juga :