Respons Pemecatan STY, Effendi Gazali: Jarang Pelatih Diganti Setelah Menang
Kamis, 09 Januari 2025 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
“Nah, kita semua dukung karena pada saat ini sebetulnya beban terbesar itu ada di mereka, betul kan. Membuat keputusan yang relatif tidak populer, sangat berat paling tidak menurut saya nanti berhadapannya langsung dengan 20 dan 25 Maret, betul ya. Berhadapan dengan Australia dan Bahrain,” katanya.
Effendi pun melihat sosok Patrick Kluivert, yang disebut-sebut sebagai pengganti STY bisa lebih baik dalam komunikasi dengan para pemain Timnas Indonesia yang rata-rata adalah pemain naturalisasi.
“Bahwa pemain-pemain kita 20% mungkin pemain lokal ya, sekarang 80% aboard ya. Nanti mereka kapan kumpulnya? Itu 20 Maret pertandingan kumpulnya 3 atau 4 hari sebelumnya, mungkin langsung ke Australia, ya mungkin Kluivert bisa tepat karena berbicara bahasa Belanda. Kalau dibilang total football enggak terlalu juga. Ya tapi transisi untuk menyerangnya besar, prestasinya membina club di manapun atau negara di mana pun banyak,” pungkasnya.
Effendi pun melihat sosok Patrick Kluivert, yang disebut-sebut sebagai pengganti STY bisa lebih baik dalam komunikasi dengan para pemain Timnas Indonesia yang rata-rata adalah pemain naturalisasi.
“Bahwa pemain-pemain kita 20% mungkin pemain lokal ya, sekarang 80% aboard ya. Nanti mereka kapan kumpulnya? Itu 20 Maret pertandingan kumpulnya 3 atau 4 hari sebelumnya, mungkin langsung ke Australia, ya mungkin Kluivert bisa tepat karena berbicara bahasa Belanda. Kalau dibilang total football enggak terlalu juga. Ya tapi transisi untuk menyerangnya besar, prestasinya membina club di manapun atau negara di mana pun banyak,” pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :