Momen 3 Atlet Top Dunia Diperlakukan Rasis: Dilempar Pisang, Teriakan Monyet, hingga Dikeluarkan dari Pesawat

Selasa, 21 Januari 2025 - 14:21 WIB
loading...
Momen 3 Atlet Top Dunia...
Momen 3 Atlet Top Dunia Diperlakukan Rasis: Dilempar Pisang, Teriakan Monyet, hingga Dikeluarkan dari Pesawat
A A A
Rasisme dalam dunia olahraga terus menjadi isu besar, menimpa sejumlah atlet ternama di berbagai ajang. Mereka mengalami berbagai kejadian tidak enak, mulai dari dilempari pisang saat bertanding, diteraki monyet, hingga diusir dari pesawat.

Berikut 3 momen paling diingat seputar perlakuan rasis yang menimpa bintang olahraga dunia:

1. Dani Alves Dilempar Pisang

Momen 3 Atlet Top Dunia Diperlakukan Rasis: Dilempar Pisang, Teriakan Monyet, hingga Dikeluarkan dari Pesawat

Salah satu insiden terkenal menimpa Dani Alves, bek asal Brasil, saat membela Barcelona melawan Villarreal pada 27 April 2014. Ketika hendak melakukan tendangan sudut, sebuah pisang dilemparkan ke arahnya dari tribune. Tanpa emosi, Alves mengambil pisang itu, mengupas, dan memakannya sebelum melanjutkan permainan. Aksi ini dipuji banyak pihak, termasuk legenda sepak bola Inggris Gary Lineker, yang menyebutnya sebagai respons elegan melawan rasisme. Sayangnya, insiden semacam ini telah dialami Alves berulang kali selama kariernya di Spanyol.

2. Romelu Lukaku Diteriaki Monyet

Momen 3 Atlet Top Dunia Diperlakukan Rasis: Dilempar Pisang, Teriakan Monyet, hingga Dikeluarkan dari Pesawat

Pelecehan serupa dialami penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, dalam pertandingan semifinal Coppa Italia melawan Juventus pada 5 April 2023. Saat laga berlangsung di Stadion Allianz, Lukaku menjadi sasaran teriakan monyet dari tribun penonton. Insiden ini bukan pertama kalinya terjadi, mengingat Lukaku pernah mengalami hal serupa pada 2019. Menanggapi pelecehan ini, Lukaku dengan tegas meminta Serie A dan otoritas sepak bola mengambil langkah konkret untuk menghentikan tindakan rasisme. "Permainan indah ini harus dinikmati semua orang," tegas Lukaku melalui media sosial.

Kasus Lukaku mengundang reaksi dari berbagai pihak. Inter Milan mengeluarkan pernyataan solidaritas, menegaskan bahwa klub menolak segala bentuk diskriminasi. Juventus, sebagai tuan rumah, berjanji bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pelaku rasisme. Namun, insiden ini menyoroti lemahnya tindakan preventif di lingkungan stadion, yang seharusnya menjadi tempat inklusif bagi semua kalangan.

3. Khabib Nurmagomedov Diusir dari Pesawat

Momen 3 Atlet Top Dunia Diperlakukan Rasis: Dilempar Pisang, Teriakan Monyet, hingga Dikeluarkan dari Pesawat

Rasisme di dunia olahraga tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di luar arena pertandingan. Mantan juara UFC, Khabib Nurmagomedov, menjadi korban diskriminasi dalam penerbangan Frontier Airlines pada 11 Januari 2025. Saat itu, Khabib diminta pindah dari kursi di baris pintu keluar darurat dengan alasan keamanan, meskipun telah menjelaskan bahwa ia mampu berbahasa Inggris dengan baik dan memenuhi kualifikasi. Khabib merasa keputusan tersebut tidak adil dan bernuansa diskriminatif.

Insiden Khabib menjadi viral setelah rekaman video yang menunjukkan perdebatan dengan kru maskapai tersebar luas di media sosial. Meski kecewa, Khabib tetap menunjukkan sikap tenang selama kejadian berlangsung. Insiden ini memicu diskusi publik mengenai diskriminasi yang masih kerap dialami individu dengan latar belakang tertentu, termasuk Muslim. Hingga kini, Frontier Airlines belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus tersebut.

Rentetan kasus rasisme yang menimpa Alves, Lukaku, dan Khabib menggambarkan tantangan besar yang masih dihadapi dunia olahraga. Rasisme tidak hanya melukai para atlet yang menjadi korban, tetapi juga merusak nilai-nilai sportivitas dan persatuan yang seharusnya dijunjung tinggi. Reaksi tegas dari para korban, seperti tindakan simbolis Alves dan pernyataan vokal Lukaku, menjadi langkah penting untuk menyuarakan perjuangan melawan rasisme.

Namun, langkah individu tidak cukup untuk mengatasi masalah ini. Diperlukan tindakan kolektif dari federasi olahraga, klub, dan pihak penyelenggara untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar inklusif. Olahraga harus menjadi ruang bagi semua orang.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringatan Khabib Terbukti,...
Peringatan Khabib Terbukti, Khamzat Chimaev Kehabisan Napas dan Kehilangan Gelar UFC
Rahasia Kekuatan Khabib...
Rahasia Kekuatan Khabib Nurmagomedov: Latihan Ekstrem Melawan Arus Sungai Dingin
Khabib Nurmagomedov...
Khabib Nurmagomedov Murka: Bela Xabi Alonso, Kritik Keras Pemain Real Madrid
Pertarungan Canelo vs...
Pertarungan Canelo vs Crawford Kalahkan Khabib vs McGregor
Kontroversi Rekor 29-0...
Kontroversi Rekor 29-0 Khabib Nurmagomedov, Joe Rogan Percaya The Eagle Pernah Kalah dari Gleison Tibau
Tony Ferguson Comeback,...
Tony Ferguson Comeback, Kenang Momen Bantai Petarung yang Kalahkan Khabib Nurmagomedov
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Profil Pete Hegseth,...
Profil Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Trump Rilis Video Rasis...
Trump Rilis Video Rasis Obama sebagai Kera, Dihapus setelah Dikecam
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Cetak Hattrick?
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Hidup Mati Menuju 32 Besar
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Panama vs Inggris di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Incar Juara Grup L
Rekomendasi
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Berita Terkini
Inggris Juara Grup L,...
Inggris Juara Grup L, Kroasia Susah Payah Kalahkan Ghana
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Lineker Semprot FIFA:...
Lineker Semprot FIFA: Hukuman Madibo Tak Masuk Akal
Mohamed Salah Cedera,...
Mohamed Salah Cedera, Mesir Deg-degan Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved