Kisah Mike Tyson dari Bangkrut hingga Bangun Kerajaan Bisnis Ganja

Jum'at, 04 April 2025 - 12:45 WIB
loading...
Kisah Mike Tyson dari...
Kisah Mike Tyson dari Bangkrut hingga Bangun Kerajaan Bisnis Ganja
A A A
Mike Tyson pernah mengalami kejatuhan finansial yang dramatis sebelum akhirnya bangkit dan membangun kembali kekayaannya. Setelah dinyatakan bangkrut pada 2003, mantan juara dunia tinju kelas berat itu kini memiliki kekayaan yang diperkirakan mencapai USD50 juta atau sekitar Rp770 miliar.

Saat berada di puncak kariernya, Tyson memiliki kekayaan sekitar USD300 juta (Rp4,6 triliun) dari berbagai kemenangan di ring tinju. Namun, gaya hidupnya yang boros, ditambah dengan masalah hukum dan pajak, membuatnya kehilangan hampir seluruh hartanya.

Pada 2003, Tyson terpaksa mengajukan kebangkrutan setelah terlilit utang jutaan dolar, termasuk pajak yang belum dibayarkan ke Internal Revenue Service (IRS). Kala itu, ia dikenal karena gaya hidup mewahnya, menghabiskan uang untuk rumah-rumah megah, mobil-mobil mahal, dan perhiasan.

Namun, kegagalan itu menjadi titik balik. Alih-alih terus terpuruk, "Iron Mike" mulai membangun kembali kekayaannya dengan berbagai bisnis dan proyek media.

Sukses Bisnis Ganja

Salah satu langkah bisnis paling sukses yang diambil Tyson adalah memasuki industri ganja. Ia mulai merintis bisnis ini pada 2015, tepat sebelum legalisasi ganja di California pada 2016.

Pada 2021, ia meluncurkan perusahaan TYSON 2.0, yang menjual berbagai produk berbasis ganja, termasuk permen karet berbentuk telinga bernama "Mike Bites", terinspirasi dari insiden gigitannya terhadap Evander Holyfield pada 1997.

Selain itu, Tyson juga mengembangkan resor ganja seluas 420 hektare di Palm Springs, California, tempat para pengunjung bisa bersantai sambil menikmati produknya. Keputusan bisnis ini terbukti menguntungkan, mengingat industri ganja di California mencatatkan penjualan sebesar USD5,2 miliar (Rp80 triliun) pada 2023.

Kebangkitan Tyson juga mendapat dorongan besar dari kembalinya ia ke dunia tinju dalam laga eksibisi. Pada November 2024, ia menghadapi Jake Paul, seorang influencer yang beralih menjadi petinju profesional.

Pertandingan yang disiarkan langsung di Netflix itu mencetak rekor dengan 108 juta penonton, meskipun banyak yang mengeluhkan kualitas siarannya. Tyson dan Paul masing-masing dikabarkan menerima bayaran sekitar 40 juta poundsterling (Rp800 miliar).

Meski kalah dalam pertarungan tersebut, duel ini semakin memperkuat popularitas dan stabilitas keuangan Tyson.

Podcast dan Media Digital

Selain bisnis dan tinju, Tyson juga sukses di dunia media. Podcast "Hotboxin' with Mike Tyson" yang ia luncurkan di YouTube telah mengumpulkan 3,8 juta subscriber hingga Januari 2025, dengan total 428 juta penayangan dari 231 videonya.

Podcast ini menjadi salah satu sumber pendapatan tetap bagi Tyson, sekaligus menjaga relevansinya di dunia hiburan dan olahraga.

Kini, Mike Tyson menikmati kehidupan yang lebih sederhana di Las Vegas bersama keluarganya. Berbeda dengan masa lalu yang penuh dengan pemborosan, Tyson kini lebih fokus pada bisnis dan investasi.

Dari seorang petinju yang pernah jatuh ke titik terendah dalam hidupnya, Tyson telah membuktikan bahwa ia mampu bangkit kembali dan membangun kembali kekayaannya dengan kecerdasan bisnis, bukan hanya kekuatan di atas ring.

Dengan ekspansi bisnis ganja yang terus berkembang dan popularitasnya yang tetap tinggi, diperkirakan kekayaan Tyson akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Mantan Juara Dunia Tinju...
Mantan Juara Dunia Tinju Paulie Malignaggi Tumbang KO di Duel Bare-Knuckle
Byson Fight 2026 Resmi...
Byson Fight 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pertarungan Berkualitas
Cucu Muhammad Ali Turun...
Cucu Muhammad Ali Turun Gunung, Nico Ali Walsh Perjuangkan Hak Petinju Profesional
Resmi, Naoya Inoue Jadi...
Resmi, Naoya Inoue Jadi Petinju Terbaik Dunia Geser Oleksandr Usyk
Jadwal Tinju Dunia Pekan...
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Panas Fabio Wardley vs Daniel Dubois Jadi Sorotan
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Special Bola
Hasil Timnas Afrika...
Bola Dunia
Hasil Timnas Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Jonathan David Dkk Lolos 16 Besar!
Baru 21 Tahun, Victor...
Liga Indonesia
Baru 21 Tahun, Victor Dethan Dijadikan Andalan Shin Tae-yong di Persija Jakarta?
Target Victor Dethan...
Liga Indonesia
Target Victor Dethan di Persija Jakarta: Antar Macan Kemayoran Juara Super League!
Rekomendasi
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Pelatih Portugal Kesal...
Pelatih Portugal Kesal Ronaldo Diminta Diistirahatkan: Itu Kekanak-kanakan!
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Infografis
Usia Pensiun Prajurit...
Usia Pensiun Prajurit TNI dari Pangkat Terendah hingga Tertinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved