Kebangkitan Tim Tszyu Comeback Menang TKO: Aku Kembali, Sayang!
Senin, 07 April 2025 - 06:04 WIB
loading...
A
A
A
Pada ronde kedua, Tszyu lebih sering menggunakan jab-nya. Spencer terus mencari kesempatan untuk menyarangkan pukulan individu yang cepat. Namun, saat Spencer mencoba menyarangkan sebuah hook kiri ke arah tubuh, Tszyu mampu mendaratkan serangan balik yang baik. Sementara itu, Spencer juga menggunakan agresi lawannya untuk menyerang balik, mencetak poin dengan sebuah uppercut saat Tszyu maju.
Tszyu mampu menutup jarak pada ronde ketiga - dan mengambil keuntungan. Ia melepaskan serangan keras pada pertengahan ronde. Di titik lainnya, Tszyu mendesak Spencer ke arah tali ring, melakukan manuver yang baik, lalu menjauh saat Spencer mencoba membalas.
Tszyu dan Spencer saling bertukar pukulan pada pembukaan ronde keempat. Sisa ronde itu - dan laga itu - menjadi milik Tszyu. Ia membuka serangan dengan uppercut dan serangan ke arah tubuh, serta beberapa hook dan cross. Wajah Spencer nampak jelas terlihat, dengan bengkak dan memar di bawah kedua matanya.
Tszyu mengetahui bahwa Spencer ingin keluar, dan ia pun melepaskan rangkaian serangan lanjutan. Spencer mencoba menangkis serangan Tszyu, atau mungkin wasit, dengan beberapa pukulan. Hal itu hanya menghentikan serangan itu sebentar, hanya untuk menunda hal yang tak terelakkan. Tszyu terus menyerang dan, akhirnya, sudut Spencer menyerah dengan hanya 42 detik tersisa pada ronde tersebut. Kemenangan ini membawa rekor Tszyu menjadi 25-2 (18 KO), sementara Spencer menjadi 19-2 (11 KO).
Tszyu mampu menutup jarak pada ronde ketiga - dan mengambil keuntungan. Ia melepaskan serangan keras pada pertengahan ronde. Di titik lainnya, Tszyu mendesak Spencer ke arah tali ring, melakukan manuver yang baik, lalu menjauh saat Spencer mencoba membalas.
Tszyu dan Spencer saling bertukar pukulan pada pembukaan ronde keempat. Sisa ronde itu - dan laga itu - menjadi milik Tszyu. Ia membuka serangan dengan uppercut dan serangan ke arah tubuh, serta beberapa hook dan cross. Wajah Spencer nampak jelas terlihat, dengan bengkak dan memar di bawah kedua matanya.
Tszyu mengetahui bahwa Spencer ingin keluar, dan ia pun melepaskan rangkaian serangan lanjutan. Spencer mencoba menangkis serangan Tszyu, atau mungkin wasit, dengan beberapa pukulan. Hal itu hanya menghentikan serangan itu sebentar, hanya untuk menunda hal yang tak terelakkan. Tszyu terus menyerang dan, akhirnya, sudut Spencer menyerah dengan hanya 42 detik tersisa pada ronde tersebut. Kemenangan ini membawa rekor Tszyu menjadi 25-2 (18 KO), sementara Spencer menjadi 19-2 (11 KO).
(aww)
Lihat Juga :