Sepak Terjang Timnas Indonesia di Piala Dunia: dari 1938 hingga 2023
Sabtu, 26 April 2025 - 08:57 WIB
loading...
Sepak Terjang Timnas Indonesia di Piala Dunia: dari 1938 hingga 2023. Foto: BBC
A
A
A
JAKARTA - Timnas Indonesia memiliki sejarah panjang dalam kiprahnya di ajang Piala Dunia, meski belum mencatatkan prestasi gemilang. Dari era Hindia Belanda di Piala Dunia 1938, kehadiran Garuda Muda di FIFA World Youth Championship 1979, hingga debut di FIFA U-17 World Cup 2023, perjalanan ini menjadi bukti sepak terjang sepak bola Indonesia di panggung dunia.
Kisah Timnas Indonesia di Piala Dunia bermula saat masih bernama Hindia Belanda. Pada Piala Dunia 1938 di Prancis, Hindia Belanda tercatat sebagai negara Asia pertama yang tampil di ajang tersebut. Menariknya, mereka lolos otomatis tanpa harus melalui babak kualifikasi, setelah Jepang yang seharusnya menjadi pesaing mundur.
Namun langkah Hindia Belanda harus terhenti cepat. Menghadapi Hungaria di babak pertama pada 5 Juni 1938, tim Asia ini takluk dengan skor telak 0-6. Sistem gugur yang digunakan saat itu membuat Hindia Belanda langsung tersingkir, meninggalkan catatan bersejarah sebagai wakil Asia pertama di Piala Dunia.
Empat dekade berselang, Indonesia kembali mencatat sejarah di ajang FIFA World Youth Championship 1979 di Jepang, turnamen yang kini dikenal sebagai FIFA U-20 World Cup. Garuda Muda lolos lewat jalur kualifikasi, namun harus bergabung di grup neraka bersama Argentina, Polandia, dan Yugoslavia — tiga kekuatan besar dunia saat itu.
Hasilnya, Indonesia harus menerima kenyataan pahit. Skuad muda Indonesia kalah 0-5 dari Argentina yang diperkuat Diego Maradona, lalu takluk 0-6 dari Polandia, dan kembali dihajar 0-5 oleh Yugoslavia. Meski tanpa kemenangan, pengalaman bertanding melawan calon-calon bintang dunia menjadi pelajaran berharga bagi sepak bola Indonesia.
Awal Sejarah di 1938
Kisah Timnas Indonesia di Piala Dunia bermula saat masih bernama Hindia Belanda. Pada Piala Dunia 1938 di Prancis, Hindia Belanda tercatat sebagai negara Asia pertama yang tampil di ajang tersebut. Menariknya, mereka lolos otomatis tanpa harus melalui babak kualifikasi, setelah Jepang yang seharusnya menjadi pesaing mundur.
Namun langkah Hindia Belanda harus terhenti cepat. Menghadapi Hungaria di babak pertama pada 5 Juni 1938, tim Asia ini takluk dengan skor telak 0-6. Sistem gugur yang digunakan saat itu membuat Hindia Belanda langsung tersingkir, meninggalkan catatan bersejarah sebagai wakil Asia pertama di Piala Dunia.
Garuda Tampil di Piala Dunia U-20 1979
Empat dekade berselang, Indonesia kembali mencatat sejarah di ajang FIFA World Youth Championship 1979 di Jepang, turnamen yang kini dikenal sebagai FIFA U-20 World Cup. Garuda Muda lolos lewat jalur kualifikasi, namun harus bergabung di grup neraka bersama Argentina, Polandia, dan Yugoslavia — tiga kekuatan besar dunia saat itu.
Hasilnya, Indonesia harus menerima kenyataan pahit. Skuad muda Indonesia kalah 0-5 dari Argentina yang diperkuat Diego Maradona, lalu takluk 0-6 dari Polandia, dan kembali dihajar 0-5 oleh Yugoslavia. Meski tanpa kemenangan, pengalaman bertanding melawan calon-calon bintang dunia menjadi pelajaran berharga bagi sepak bola Indonesia.
Lihat Juga :