Herfesa Shafira Devi, Pecatur Muda Indonesia Lolos Piala Dunia 2025
Jum'at, 02 Mei 2025 - 02:12 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Grand Master (GM) Utut Adianto, GM Susanto Megaranto, dan Grand Master Wanita (GMW) Medina Warda Aulia pernah mencicipi Piala Dunia catur. Selain berhak atas trofi, hadiah uang sebesar USD1.500, dan tiket Piala Dunia Catur 2025, Shafira yang awalnya bukan pemain unggulan juga berhasil melesatkan elo ratingnya dari 1983 menjadi 2378!
Sayangnya, lima pecatur Indonesia lainnya belum berhasil menembus posisi tiga besar. IM Yoseph Theolifus Taher harus puas di urutan 12 (5,5 poin), IM Nayaka Budhidharma di urutan 16 (5 poin), GM Novendra Priasmoro di urutan 19 (5 poin), FM Satria Duta Cahaya di urutan 22 (5 poin), dan WIM Laysa Latifah di urutan 7 (6,5 poin).
Di kategori Open, persaingan juga ketat hingga akhir. Tiga pemain teratas sama-sama mengumpulkan 7 poin, dan gelar juara serta dua tiket Piala Dunia Catur ditentukan melalui Tie Break.
GM Tin Jingyao (nilai Tie Break 2394) keluar sebagai juara dan meraih satu tiket, disusul wakil tuan rumah Mongolia, IM Uurtsaikh Agibileg (nilai Tie Break 2366) di posisi runner-up yang juga berhak atas tiket kedua, mengungguli rekan senegaranya IM Sugar Gan Erdene (nilai Tie Break 2277) di urutan ketiga.
Manajer Tim Catur Indonesia sekaligus Sekretaris Jenderal PB Percasi Henry Hendratno menginformasikan bahwa Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 akan ditutup secara resmi pada sore hari ini pukul 17.00 WIB. Kemenangan gemilang Herfesa Shafira Devi menjadi penutup yang manis bagi kontingen Indonesia di ajang bergengsi ini.
Sayangnya, lima pecatur Indonesia lainnya belum berhasil menembus posisi tiga besar. IM Yoseph Theolifus Taher harus puas di urutan 12 (5,5 poin), IM Nayaka Budhidharma di urutan 16 (5 poin), GM Novendra Priasmoro di urutan 19 (5 poin), FM Satria Duta Cahaya di urutan 22 (5 poin), dan WIM Laysa Latifah di urutan 7 (6,5 poin).
Di kategori Open, persaingan juga ketat hingga akhir. Tiga pemain teratas sama-sama mengumpulkan 7 poin, dan gelar juara serta dua tiket Piala Dunia Catur ditentukan melalui Tie Break.
GM Tin Jingyao (nilai Tie Break 2394) keluar sebagai juara dan meraih satu tiket, disusul wakil tuan rumah Mongolia, IM Uurtsaikh Agibileg (nilai Tie Break 2366) di posisi runner-up yang juga berhak atas tiket kedua, mengungguli rekan senegaranya IM Sugar Gan Erdene (nilai Tie Break 2277) di urutan ketiga.
Manajer Tim Catur Indonesia sekaligus Sekretaris Jenderal PB Percasi Henry Hendratno menginformasikan bahwa Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 akan ditutup secara resmi pada sore hari ini pukul 17.00 WIB. Kemenangan gemilang Herfesa Shafira Devi menjadi penutup yang manis bagi kontingen Indonesia di ajang bergengsi ini.
(yov)
Lihat Juga :